10 Teori ‘Gila’ Tentang Kehidupan Yang Dipercaya Orang-Orang Di Abad Pertengahan

Oke, mungkin kamu berpikir sangat tidak mungkin menemukan orang seperti itu di zaman modern ini. Tapi kalau kamu hidup di abad pertengahan (abad ke-5 sampai 15 masehi), kedua pernyataan di atas bakal dianggap normal. Dan tentu saja kamu bakal dikira orang aneh kalau berani menentang kedua teori tersebut.

Nah, di artikel ini kita akan membahas lebih jauh tentang beberapa pernyataan “gila” yang dianggap benar pada abad pertengahan, guys. Simak terus kalau kamu penasaran sama daftarnya.

1. Ada manusia kecil di dalam sperma

via brightside.me

Di abad ke-17 dan 18, para ilmuwan benar-benar berpikir demikian. Mereka juga meyakini kalau setiap bayi sudah terbentuk di dalam sperma (seperti ilustrasi di atas), dan wanita hanya dianggap sebagai “inkubator” di mana bayi tumbuh menjadi dewasa.

Teori abad pertengahan yang lebih baru kemudian muncul. Teori tersebut mengatakan bahwa asal usul kehidupan ada di suatu tempat di tubuh wanita, dan tugas sperma laki-laki adalah untuk “membangkitkannya”. Kedua pemikiran ini tentunya berlawanan dengan ilmu pengetahuan di zaman modern, ya?

2. Titivillus

via brightside.me

Pada Abad Pertengahan para biksu atau biarawan bertugas sebagai “mesin cetak.” Mereka harus menulis ulang ratusan buku secara manual. Jadi gak heran bila terkadang mereka melakukan kesalahan. Rupanya sebagian besar dari mereka tidak mau mengakuinya, maka dikaranglah cerita tentang setan Titivillus.

Mereka mengklaim bahwa iblis tersebut mengumpulkan setiap kesalahan seorang biksu ke dalam karung sehingga setelah ia itu wafat, iblis dapat menunjukkan kesalahan-kesalahan tersebut dan memperkecil kemungkinan biarawan untuk masuk surga.

3. Hewan bisa jadi terdakwa di pengadilan

via brightside.me

Dulu, hewan-hewan pun bisa jadi penjahat. Mereka bahkan dibawa ke pengadilan dengan pengacara dan hakim sungguhan. Kalau terbukti bersalah, seekor hewan bisa dijatuhi hukuman penjara atau dihukum mati. Wow!

Pada suatu hari di Lausanne, sekawanan ulat dipanggil ke pengadilan karena mereka telah memakan beberapa tanaman di kebun. Namun, mereka tidak muncul jua. Kawanan ulat tersebut akhirnya diperintahkan untuk meninggalkan kota sekaligus dikucilkan. Jangan ketawa guys, ini serius.

Kucing abad pertengahan seringkali dieksekusi mati karena mereka dianggap melakukan pekerjaan iblis. Hal ini menyebabkan penurunan populasi kucing yang signifikan. Hasilnya, ada banyak hewan pengerat yang menyebarkan wabah penyakit di seluruh Eropa. Nah lho, jadi penjahat sebenarnya itu kucing atau tikus?

4. Darah gladiator bisa menyembuhkan ayan

via brightside.me

Gladiator Romawi kuno biasa melakukan pengorbanan darah sebelum bertarung untuk meminta pertolongan para Dewa, serta menambah kekuatan bertarung mereka. Itulah sebabnya orang-orang Romawi percaya bahwa darah para gladiator memiliki efek magis.

Penulis kuno Pliny the Elder pernah mendokumentasikan hal ini: “Pasien epilepsi terbiasa minum darah, bahkan darah dari gladiator, cairan yang penuh dengan kehidupan. Namun orang-orang ini menganggapnya sebagai obat yang paling efektif untuk penyakit mereka”

5. Penyihir menyimpan alat kelamin laki-laki sebagai hewan peliharaan

via brightside.me

Dalam risalah kuno yang terkenal, Malleus Maleficarum, dikatakan bahwa penyihir mencuri alat kelamin laki-laki dan berkomunikasi dengan mereka seolah-olah mereka hewan peliharaan. Para penyihir menempatkannya di sarang dan memberi mereka makan.

Fakta mengejutkanya adalah cerita ini sebenarnya didasarkan pada penyakit koro syndrome di mana pasien tiba-tiba merasa beberapa organ tubuhnya hilang. Namun, masyarakat abad pertengahan lebih percaya kalau itu adalah ulah para penyihir.

6. Beberapa hewan lahir dengan sendirinya

via brightside.me

Pada zaman dulu, orang-orang berpikir bahwa jamur, cacing, dan serangga bisa muncul dengan sendirinya; entah itu dari udara, dari sampah, kotoran, atau debu. Nah, pada tingkat pemahaman mereka tentang perkembangan biologis, ini adalah satu-satunya penjelasan yang dapat dapat mereka simpulkan.

Tetapi lebih anehnya, orang-orang abad pertengahan juga percaya bahwa tikus dilahirkan dengan cara yang sama (muncul dengan sendirinya), meskipun sebenarnya cukup mudah untuk mengetahui bagaimana hewan tersebut lahir.

7. Lebah adalah burung

via brightside.me

Ensiklopedi abad pertengahan tentang hewan bisa sangat menarik untuk dibaca saat ini. Misalnya, lebah dianggap burung kecil dan sangat aneh yang tidak hanya menghasilkan madu, tapi juga berperang melawan lebah dari sarang lain. Konon, jika seekor lebah melanggar hukum sarangnya sendiri, lebah itu bakal merasa berdosa dan kemudian menyengat dirinya sendiri sampai mati.

8. Berang-berang adalah ikan

via brightside.me

Ada dua pemikiran yang unik mengenai berang-berang di abad pertengahan. Pertama, berang-berang dianggap seperti ikan, dan dagingnya bisa dimakan saat berpuasa.

Kedua, testis berang-berang sangat berharga dalam pengobatan, sehingga orang berburu berang-berang di Abad Pertengahan. Mereka percaya ketika  berang-berang menyadari bahwa ia tidak dapat melepaskan diri dari pengejarnya, ia menggigit buah zakarnya sampai putus dan melarikan diri.

Legenda ini memiliki asal-usul yang masuk akal karena sekresi berang-berang sangat berharga untuk pembuatan parfum saat ini.

9. Bayi tidak bisa merasakan sakit

via brightside.me

Teori bahwa bayi tidak merasakan sakit memang terdengar seperti omong kosong belaka, tapi kita baru bisa membuktikan kesalahan teori itu sekitar 30 tahun yang lalu. Sebelumnya banyak orang yang percaya bahwa otak bayi terlalu terbelakang untuk merasakan sakit.

Nah, oleh karena itu di masa lalu, operasi pada bayi dilakukan tanpa obat bius. Dan jika bayi itu menangis, orang-orang bakal mengira itu karena perilaku buruk si bayi. Kalau dipikir-pikir kejam juga, ya?

10. Kombinasi nada-nada tertentu bisa memanggil setan

via brightside.me

Pada abad pertengahan, gereja melarang kombinasi nada-nada tertentu dalam musik. Misalnya interval tritone, yang merupakan 3 nada di antara tangga nada. Menurut mereka, kombinasi ini terdengar jahat seperti iblis.

Jika seseorang ketahuan sedang bermain musik dengan Tritone, dia bisa dilemparkan langsung ke dalam penjara.

10 pemikiran orang-orang abad pertengahan tadi aneh sekaligus unik, ya. Tapi mungkin di zaman sekarang pun sebagian masyarakat dunia masih ada yang punya pemikiran tradisional seperti di atas, atau takhayul-takhayul yang masih dipercaya kebenarannya. Atau jangan-jangan kamu juga termasuk salah satu orang yang percaya sama takhayul, nih? Hehe.

Sumber: Brightside