4 Hal yang Terjadi Jika Pemain Keturunan Indonesia Sekelas Nainggolan Bela Timnas

Masih soal timnas Indonesia, beberapa cara dilakukan sebagai pembenahan kualitas, salah satunya adalah merekrut para pemain-pemain keturunan Indonesia di luar negeri. Meskipun demikian, ternyata tidak semua bintang bola keturunan Indonesia itu langsing gabung dengan skuad merah putih. Semisal Radja Nainggolan, Lunggo dan lain-lain. Nah pertanyaan, kalau  seandainya dulu mereka menyatakan bergabung, apa yang terjadi ya?

Bersiaplah karena timnas bakal menggebrakkan panggung Asia, ranking FIFA naik drastis

Jika benar para pemain sekelas Radja Ninggolan hingga Sandy Walsh benar-benar “pulang kampung” bakal tidak aneh kalau Indonesia bakal jadi mimpi buruk buat Asia. Pasalnya bukan hanya mereka para pemain kelas dunia yang masih ada darah bumi pertiwinya, masih banyak lagi bintang bola di lapangan hijau Eropa siap memperkuat kita.

sandy walsh [image source]

Semisal Johnny Heitinga, Michael Elias Timisela pun ternyata juga punya darah Indonesia. Jadi bukan hal yang aneh kalau nantinya ranking kita di FIFA pun bakal naik secara drastis. Namun jangan sampai lupa untuk juga memasukkan pemain asli Indonesia karena mereka juga gak kalah dengan para naturalisasi itu.

Atribut timnas Indonesia juga bakal jadi rebutan, Barcelona pun lewat

Adanya komposisi pemain yang luar biasa itu pastinya juga akan banyak mengundang fans untuk berdatangan. Apalagi kalau Indonesia sampai menjuarai ajang di Asia bahkan masuk dalam piala dunia. Dengan prestasi gemilang yang seperti itu pastinya juga berdampak pada bakal membeludraknya jumlah penggemar yang ada.

Dipakai bule [image source]

Jadi jangan kaget kalau nanti atribut-atribut Indonesia bakal banyak dipakai orang bule ya. Di sisi lain, selain meningkatkan pamor bumi pertiwi juga meningkatkan produktivitas dalam negeri, mengingat jersey buatan kita juga banyak dimintai bahkan oleh tim-tim di Eropa sana.

Siap-siap pengeluaran gede, karena bayaran pemain nggak sedikit

Dan tentu dengan adanya para pemain bintang itu pasti bakal ada pengorbanan uang yang luar biasa. Pasalnya di negara asalnya sana, mereka sudah digaji luar biasa banyak. Bayangkan saja, AS Roma siap mengucurkan dana 78 Miliar hanya untuk mempertahankan Radja Nainggolan untuk tetap membela timnya, belum lagi Sandy Walsh yang dibayar 15 Miliar, belum pemain lain.

Kontrak sangat mahal [image source]

Dan tentu hal ini jadi permasalahan besar buat kita jika sampai pengeluaran melebihi apa yang Indonesia mampu bayar. Alhasil malah kita yang dibuat rugi, meskipun mungkin prestasi Indonesia naik secara drastis dalam ajang olahraga.

Masalah terbesar adalah jika para pemain naturalisasi tidak sesuai ekspektasi

Masalah lain yang sering ditemui dalam naturalisasi adalah jika ternyata kualitas pemain tidak seperti yang kita harapkan. Bukan berarti mereka buruk, namun karena adanya satu dan beberapa hal, membuat mereka melempem saat diboyong ke bumi pertiwi. Misalnya saja,  van Beukering pemain asal Belanda yang dulu digadang jadi kartu AS Indonesia, ternyata saat laga skillnya biasa saja, bahkan di bawah rata-rata.

Jika tidak sesuai ekspetasi [image source]

Alhasil klub-klub tanah air pun enggan menerimanya untuk sebagai salah satu anggota skuad. Bukan beraeti kualitas mereka jelek, namun karena beberapa hal inilah kemungkinan yang bisa saja terjadi. Namanya karir dan masa depan, siapa yang tahu.

Memang membawa nama-nama besar di kancah sepak bola Eropa kembali ke bumi pertiwi memang sudah jadi impian sejak dulu. Namun kembali lagi, jangan lupa dengan pemain asli kita yang sejatinya juga gak kalah dengan naturalisasi. Buktinya sudah banyak kok anak asli Indonesia yang jadi berjaya di luar negeri.