48-Hour Challenge, Game Facebook yang Memang Nyata atau Cuma Hoax?

via littlethings.com

Yup, pemberitaan mengenai permainan 48-hour challenge ini emang lumayan banyak berseliweran di internet selama beberapa hari belakangan. Tapi, masalahnya, ada sumber yang mengatakan ancaman dari permainan ini memang eksis; ada juga yang bilang permainan ini cuma hoax.

Seperti dilansir dari Little Things, permainan yang dikabarkan muncul pertama kali di Inggris ini biasa dimainkan di media sosial Facebook oleh para anak muda. Setelah Inggris, perlahan tapi pasti pemberitaan soal permainan ini pun menyebar ke negara-negara lain seperti AS.

Lalu, permainan macam apakah 48-Hour Challenge?

Permainan ini memberikan tantangan untuk para remaja yang memainkannya untuk pergi dari rumah dan menghilang selama 48 jam, atau sama dengan dua hari penuh. Selama berlangsungnya permainan, para pemain tidak diperbolehkan untuk memberi kabar kepada siapa pun.

Hal itu jelas membuat para orangtua jadi cemas dan panik. Gimana nggak, mereka mengira anak-anaknya memang beneran menghilang. Saking khawatirnya, bahkan ada orangtua yang sampai melaporkan hilangnya anak mereka ke polisi.

via wxyz.com

Namun, reaksi seperti itulah yang justru diinginkan oleh mereka yang memainkan permainan ini. Karena semakin banyak laporan dan semakin viral berita kehilangan mereka, skor yang mereka miliki akan bertambah.

via guim.co.uk

“Lucu” banget tren permainan (atau tantangan) terbaru ini kalau memang nyata, ‘kan? Para orangtua berharap-harap cemas akan keselamatan anak mereka, para polisi kerepotan mencarinya, sedangkan si anak ternyata tengah bersembunyi entah di mana. Hal seperti itu terlalu konyol untuk disebut sebagai game atau permainan.

Tapi, sebelum menyimpulkan lebih lanjut, mari kita lihat sumber informasi yang lain.

Snopes, situs pengecek fakta mengenai berita daring dan legenda urban, menyatakan bahwa game 48-hour challenge ini ternyata hoax. Bukti-bukti yang nunjukkin kalau permainan ini memang eksis masih kurang memadai. Malah bisa dibilang 48-hour challenge ini merupakan varian dari Game of 72 yang pernah muncul di tahun 2015. Dan coba tebak, Game of 72 itu juga tak lebih dari hoax belaka.

Meskipun begitu, ada baiknya bila kalian juga turut mengecek berbagai informasi yang ada secara up-to-date demi mencari kebenarannya. Kalau informasi soal 48-hour challenge ini memang hoax, kita bisa bernapas lega. Itu juga sekaligus bisa menjadi pengingat bagi kita betapa kabar hoax bisa dengan mudahnya tersebar di era digital ini.

Nah, tapi, jika informasi tersebut ternyata benar, maka kita harus lebih waspada dan berhati-hati sebelum kita memutuskan untuk mengikuti suatu tren. Remaja kayak kita memang sering ingin melakukan sesuatu hal yang baru dan menambah pengalaman. Tapi, itu bukan berarti semua tren terbaru itu bagus dan layak untuk dilahap.

Hmm… tanggapan kamu sendiri soal permainan macam ini gimana, sih?