5 Bangsawan dalam Sejarah Inggris yang Punya Gaya Hidup Nyeleneh dan Terkesan Konyol

Nah, sekarang kita coba mundur beberapa abad dan melihat kehidupan aristokrat dan bangsawan Inggris tempo dulu. Sama seperti yang kamu bayangkan, kehidupan bangsawan Inggris nggak lepas dari harta dan kekayaan yang melimpah. Tapi uniknya, di balik limpahan harta yang dimiliki, beberapa bangsawan Inggris malah mengadopsi gaya hidup yang ganjil dan terkesan konyol.

Kalau suatu hari nanti kamu jadi kaya raya seperti keenam bangsawan di bawah ini, apa kamu bakal meniru gaya hidup mereka? Oh, kamu masih nebak-nebak gimana kekonyolan yang mereka perbuat dengan harta dan gelarnya? Kira-kira begini…

1. Henry Cyril Paget membangun teater supaya orang-orang bisa nonton dia menari

via dailymail.co.uk

Henry Cyril Paget merupakan Bangsawan ke-5 Anglesey, Inggris. Dia lahir dari keluarga (yang katanya, entahlah) terhormat yang punya sejarah panjang di bidang pelayanan militer Inggris.

Meskipun begitu, sosok Paget sama sekali nggak mencerminkan kalau dia berasal dari keluarga militer. Malahan Paget punya penampilan yang agak feminim. Wajahnya nggak luput dari sentuhan makeup, badannya selalu digantungi banyak perhiasan, dan pakaiannya selalu mencolok.

Setelah sang ayah meninggal, Paget yang kala itu berusia sekitar 20 tahun, mendapat warisan harta yang jumlahnya mencapai lebih dari 50 juta pounds atau sekitar Rp1 triliun jika dikonversikan sekarang. Layaknya wanita, Paget pun punya hobi belanja. Dia pernah menghabiskan Rp10 triliun untuk membeli emas, perhiasan, gaun mewah, dan kostum di Kota London. Dia selalu ditemani anjing poodle dengan pita pink setiap kali ‘berpetualang’ di pusat perbelanjaan demi memenuhi hasrat fashion-nya.

Sisi feminim Paget semakin terpancar di kala dia sedang menari. Ya, selain belanja, menari adalah hasrat terbesarnya. Bahkan, sebuah kapel di rumah keluarga Paget ‘disulap’ menjadi teater supaya orang-orang Eropa bisa menonton tariannya. Teater mewah berkapasitas 150 penonton itu dipakai oleh beberapa perusahaan (pertunjukan) teater yang sengaja disewa Paget buat mengisi acara. Alhasil di setiap acara Paget selalu kebagian tampil buat menunjukkan tarian andalannya, ‘Butterfly Dance’.

2. ‘Mad Jack’ Mytton punya 2000 anjing peliharaan dan pernah mencoba menunggangi beruang

via learninghistory.co.uk

Semenjak kecil, John Mytton tergolong anak yang nakal. Dia sempat beberapa kali dikeluarkan dari sekolah karena sering adu jotos dengan guru-gurunya. Bahkan suatu ketika, Mytton dengan sengaja ‘memarkir’ kudanya di kamar guru pribadi bangsawan. Tapi meski punya catatan akademik yang buruk, Mytton akhirnya berhasil masuk kuliah di Universitas Cambridge.

Namun di sana dia berulah lagi. Mytton tergolong anak kuliah yang suka berpesta dan itu jadi alasan tindakan bodohnya membawa 2000 botol anggur ke kampus. Nggak heran kalau akhirnya dia dikeluarkan dari Cambridge.

Kehidupan bangsawan Mytton yang terkesan seperti anak berandalan pun berlanjut. Berjudi, membuat onar, dan menghasut anak-anak buat melakukan hal yang berbahaya adalah kegiatan favorit Mytton di waktu senggang. Yaa, tapi seenggaknya, Mytton tergolong pecinta hewan. Dia punya 2000 anjing peliharaan yang diberi makan steak dan sampanye. Mytton juga mengizinkan kudanya berkeliaran di lorong-lorong rumahnya.

Tapi kejadian paling epik adalah saat Mytton mencoba menunggangi beruang. Hasilnya bisa ditebak, beruang liar itu ngamuk dan menggigit kaki Mytton. Salah satu pelayan Mytton yang hendak menolong juga ikut diserang oleh beruang.

Editor’s Pick

  • 4 Penjahat Ini Ditangkap Polisi Karena Alasan Konyol Yang Bisa Bikin Kamu Ketawa
  • 3 Legenda Urban dari Asia yang Mungkin Belum Pernah Kamu Dengar, Katanya sih Seram
  • 5 Kisah Nyata tentang Kanibalisme: Menjadi Kanibal demi Bertahan Hidup di Situasi Genting

3. William Cavendish membangun terowongan bawah tanah untuk menghindari interaksi sosial

via thevintagenews.com

Cavendish merupakan aristokrat asal Portland, Inggris. Hal yang paling mencolok dari Cavendish adalah kepribadiannya yang anti bersosialisasi dengan publik. Saat bepergian dengan kereta api, dia selalu enggan keluar dari dalam kereta kudanya. Bukannya keluar, dia malah meminta kereta kudanya dinaikkan ke dalam gerbong! Hebat!

Cavendish biasa memakai topi dan payung biar menghindari kontak mata dengan orang lain. Suatu saat dia pernah mencoba menutup jalan umum yang melintasi tanahnya demi menjauhkan dirinya dari orang-orang. Tapi usahanya itu dihalangi oleh pemerintah.

Pantang menyerah, Cavendish langsung membuat terowongan bawah tanah yang menghubungkan tempat-tempat di atas lahan yang dia miliki. Salah satu terowongan terpanjang membentang sejauh 2,4 kilometer di bawah tanah.

Unik ya, kekayaannya dia pakai demi menghindari komunikasi dengan orang lain. Eh, kamu pernah kepikiran kayak gitu nggak?

4. Henry de la Poer, aristokrat yang senang melihat kekacauan

via ranker.com

Bangsawan asal Waterford ini mungkin jadi orang yang paling ‘gila’ dalam daftar. Henry de la Poer adalah seorang pemabuk yang gemar berkelahi dan membuat kerusuhan. Dia adalah pria bengal yang merasa senang saat melihat orang lain babak belur dan kesakitan.

Suatu ketika de la Poer menulis surat plus bayaran sekitar Rp189 juta ke perusahaan kereta untuk mengatur kecelakaan. Dengan begitu dia bisa menertawakan orang-orang yang jadi korban kecelakaan. Tapi untungnya, rencana tersebut tak berhasil terlaksana.

De la Poer pernah mendirikan sebuah bar di pasar jerami di mana dia membagikan minuman keras ke orang-orang secara gratis. Tak heran kalau bar milik de la Poer segera menjadi arena perkelahian para pengunjung yang mabuk. Saat kekacauan mulai terjadi, de la Poer bakal menonton sambil tertawa terbahak-bahak.

Bangsawan bengal ini kembali membuat onar dengan menunggang kudanya di jalanan yang dipadati orang-orang. Saat di persidangan, de la Poer memaksa jaksa penuntut untuk bertanya pada kudanya. Sebab dia tak tahu seberapa cepat kuda itu berlari. Hmm…

5. Lord Rokerby, bangsawan eksentrik yang terobsesi dengan khasiat air putih

via commons.wikimedia.org

Berpendidikan, berpenampilan nyentrik, dan mencintai air putih. Mungkin begitu jika saya harus menggambarkan sosok Lord Rokerby. Janggutnya yang panjang sampai lutut seringkali menarik perhatian orang-orang yang berpapasan dengannya.

Lord Rokerby sendiri adalah lulusan Universitas Cambridge yang punya pemikiran-pemikiran inovatif tentang kehidupan. Salah satunya ya itu… gagasan mengenai pentingnya air dalam kehidupan sehari-hari.

Rokerby sangat terobsesi dengan pemikirannya itu sampai-sampai dia membangun pemandian pribadi dari gelas kaca. Pemandian itu berisi mata air alami, lengkap dengan kolamnya. Dia pun membangun beberapa air mancur  di atas lahannya. Kalau Rokerby melihat ada seseorang yang minum dari air mancurnya, dia bakal menghadiahi orang itu dengan sejumlah uang. Wow!

Rokerby juga selalu mengajarkan orang untuk lebih banyak meminum air putih. Kopi, teh, dan alkohol adalah minuman yang paling dia hindari. Selama hidupnya, Rokerby selalu berusaha menyayangi binatang dan mengonsumsi makanan hasil industri lokal.

Kayaknya ini satu-satunya bangsawan dalam daftar yang mengajarkan hal baik buat orang lain.

Ada satu pelajaran yang bisa dipetik nih: gelar dan kekayaan nggak menjamin kecerdasan seseorang. Apalagi kalau hartanya berlebihan dan banyaknya waktu senggang. Kalau sudah gitu pasti muncul cara-cara aneh buat menghabiskan uang yang kita punya.

Sumber: Ranker