7 Fakta Aneh tentang Bajak Laut yang Pasti Belum Pernah Kamu Temukan di Film Hollywood

Petualangan bajak laut yang ada di film memang terlihat seru dan menegangkan. Tapi ternyata banyak fakta tentang kehidupan bajak laut yang tidak, atau jarang direpresentasikan di dalam film. Bahkan beberapa fakta ada yang terdengar aneh dan mungkin tak pernah kamu dengar sebelumnya.

Perlu kamu tahu, zaman dulu bajak laut dikenal sebagai perompak yang bengis dan tak segan membunuh korbannya dengan cara sadis. Keelhauling jadi salah satu metode penyiksaan yang kerap dilakukan bajak laut terhadap musuhnya. Mereka akan menenggelamkan korban (biasanya kaki korban diikat dengan batu) dan menariknya dengan kapal sampai mati. Penasaran sama fakta-fakta bajak laut lainnya? Yuk langsung kita simak daftar berikut.

1. Bajak laut menggunakan anting untuk melindungi pendengaran saat perang

via theuijunkie.com

Sama seperti di film, kapal bajak laut dilengkapi dengan beberapa meriam. Salah satu kapal yang paling ditakuti di lautan adalah Queen Anne’s Revenge, kapal milik kapten Blackbeard (Edward Teach) yang dilengkapi empat puluh meriam. Yang namanya suara ledakan meriam pasti sangat keras dan bisa membuat tuli. Kebayang nggak gimana rasanya teriak-teriak kasih komando di sebelah meriam yang lagi meledak?

Nah, oleh karena itu bajak laut biasanya menggantung gumpalan lilin malam di kedua anting mereka. Saat berperang, mereka mencopot lilin tersebut, dan menggunakannya sebagai penyumbat telinga untuk melindungi diri dari suara meriam yang keras. Hmm… sekarang kita tahu kenapa bajak laut sering memakai anting.

2. Anting bajak laut juga berfungsi sebagai “perjanjian” setelah kematian

via atlasobscura.com

Anting bajak laut biasanya terbuat dari emas. Tapi hal ini nggak ada hubungannya dengan kemewahan atau status sosial. Justru dengan memakai anting emas, seorang bajak laut bisa membiayai pemakamannya sendiri. Setelah ia mati, anting tersebut akan dijual oleh anggota kelompoknya untuk membeli peti mati. Dan biasanya kelompok perompak memiliki janji untuk mengubur setiap anggota mereka dengan layak. Bahkan jika salah satu anggota mati di laut dan terseret ombak ke tepi pantai, rekannya akan mencari mayatnya agar janji tersebut bisa dipenuhi.

Beberapa bajak laut mengukir nama tempat asal di anting mereka. Jadi ketika mati, jasad mereka bisa dimakamkan di kampung halaman. Bajak laut pun tak mau mati dan berakhir seperti binatang meskipun lebih sering hidup di lautan.

3. Kegunaan penutup mata ternyata bukan untuk menutupi kecacatan

via mentalfloss.com

Kalau dilihat dari film, seringkali kita melihat penutup mata yang dipakai bajak laut berguna untuk menutupi mata yang hilang atau buta. Tapi ternyata nggak semua perompak yang memakai penutup mata mengalami kebutaan. Alasan lain dari penutup mata yang mereka pakai yaitu untuk membantu penglihatan saat gelap.

Para perompak biasa menghabiskan waktu mereka di dek dan bagian bawah kapal yang gelap. Dengan menggunakan penutup mata, salah satu mata akan terbiasa melihat di kegelapan. Cara ini tentunya sangat berguna, terutama ketika sedang menyerang kapal musuh atau mempertahankan kapal sendiri.

Editor’s Pick

  • Bukan Karena Horornya, Tapi Keanehan 7 Video Di YouTube Ini Bakal Bikin Kamu Merinding Disko!
  • Horor Banget! Kamu Berani Jadi Siswa di Salah Satu dari 5 Sekolah Berhantu Ini?
  • Ini Dia 9 Kejadian Paling Menyebalkan yang Biasa Kita Alami, Setuju?

4. Kapal dengan bendera merah darah sangat ditakuti di lautan

via pinterest.co.uk

Bendera Blackbeard dan Jolly Roger boleh saja menjadi momok yang menakutkan di laut lepas. Tapi kedua kelompok perompak itu pun mungkin akan merasa gentar ketika melihat kapal dengan bendera merah darah. Warna merah tersebut pertanda bahwa tak ada ampunan bagi musuh yang diserang; semua awak kapal akan segera dibunuh.

Jika diserang oleh kapal yang mengganti bendera tengkorak dengan warna merah, para perompak kadang langsung melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

5. Mereka punya tradisi pernikahan sesama jenis

via ranker.com

Bajak laut lebih banyak menghabiskan waktu di lautan, bergaul dengan para awak kapal yang semuanya (atau kebanyakannya) laki-laki. Jadi nggak heran kalau mereka memiliki hubungan intim antara satu dengan yang lainnya. Untuk meresmikan hubungan asmara antara anggotanya, beberapa kelompok bajak laut melakukan semacam upacara (pernikahan) yang disebut metalotage. Tradisi ini mulai dilakukan sejak tahun 1600-an.

Pasangan perompak yang sudah ‘menikah’ akan hidup bersama, membagi hasil rampasan, saling bertukar cincin, dan mendapat warisan jika salah satu dari mereka mati.

6. Uang dan emas? Nope, bajak laut lebih senang mencuri senjata dan bir!

via ancient-origins.net

Biasanya dongeng bajak laut disertai cerita tentang peti harta karun yang terkubur di tempat rahasia. Tapi menurut sejarah hanya kapten William Kidd yang tercatat pernah mengubur harta karun di suatu pulau tropis (tepatnya di Long Island).

Nah, ternyata kebanyakan perompak tak mengubur harta mereka. Alasannya cukup menarik; alih-alih emas dan perhiasan, bajak laut lebih sering mengambil makanan, minuman keras, dan senjata rampasan dari kapal yang mereka serang. Benda yang bisa dipakai dan berguna seperti baju, kulit hewan, dan kayu pun tak luput dari incaran mereka.

7. Tak hanya laki-laki, perempuan pun menjadi bajak laut

via smithsonianmag.com

Sejarah tentang Anne Bonny dan Mary Read mungkin jadi salah satu yang paling terkenal dibandingkan perompak wanita lainnya. Oleh karena itu di sini kita akan membahas tentang mereka. Pada tahun 1720, dua perompak Anne Bonny dan Mary Read berlayar bersama dengan kapal Revenge di bawah pimpinan kapten Calico Jack. Di kapal tersebut Anne Bonny bertugas sebagai komandan dek, sedangkan Mary Read dikenal sebagai awak kapal yang tangguh. Sama seperti Mulan, Mary Read juga suka mengenakan pakaian laki-laki untuk menyembunyikan identitas aslinya.

Sayangnya, kedua perompak wanita tersebut ditangkap dan dijebloskan ke penjara setelah Revenge  direbut oleh pihak berwenang. Bonny menyalahkan kaptennya atas penangkapan tersebut. Ia bahkan tetap mengomel saat Calico dihukum gantung: “Aku menyesal melihat nasib kau seperti itu, tapi jika kau bertarung layaknya pria mungkin kau tak akan digantung seperti anjing.”

Apa kamu sebelumnya pernah mendengar ketujuh fakta tentang bajak laut di atas, atau pernah melihatnya di film? Atau kamu baru tahu kalau Blackbeard yang ada di One Piece itu terinspirasi dari tokoh nyata? Kalau iya, share pendapat kamu di kolom komentar ya.