7 Kisah Manusia Aneh dari Sirkus P.T. Barnum yang Melegenda

Kepopuleran sirkus Barnum membuat ia mendirikan markas besarnya di American Museum, Manhattan, di tahun 1841. Pada masa itu, orang-orang yang memiliki keunikan fisik mulai berdatangan untuk meraih penghasilan di Barnum Freakshow. Setelah Barnum meninggal (1891), sirkus berganti nama menjadi Ringling Bros. and Barnum & Bailey Circus yang bertahan hingga tahun 2017.

Wow, kalau dihitung sirkus yang diprakarsai Barnum ini bertahan hampir satu setengah abad.

Pada masa kejayaannya, P.T. Barnum Freak Show merupakan pertunjukan paling menarik perhatian di Amerika Serikat, bahkan dunia. Semua itu nggak lepas dari para penampilnya yang memiliki keunikan (fisik) masing-masing. Dan di artikel ini kita akan membahas kisah 7 manusia unik dari sirkus tersebut. Yuk langsung kita mulai.

1. Myrtle Corbin

via postize.com

Myrtle Corbin lahir dengan dua kaki tambahan di bawah pinggulnya. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dipygus. Karena perbedaan fisiknya itu, sejak bayi Corbin dipertontonkan oleh ayahnya sambil berpergian dari kota ke kota.

Saat usia Corbin menginjak 14 tahun, ayah Corbin menandatangani kontrak dengan Barnum. Kesepakatan tersebut membuat Corbin menjadi salah satu penampil sirkus P.T. Barnum dengan bayaran $250 per minggu (sekitar Rp3,5 juta saat ini).

Sejak saat itu pula Corbin mulai terkenal di masyarakat dengan julukan ‘Four-Legged Woman’. Nggak sedikit orang yang penasaran apakah dengan kondisi seperti itu Corbin bisa melahirkan? Tapi akhirnya pertanyaan itu terjawab setelah Corbin menikah dan melahirkan anak pertamanya saat berumur 19 tahun.

2. General Tom Thumb

via tought.co

Charles Sherwod Stratton atau yang dikenal dengan General Tom Thumb pertama kali bertemu dengan Barnum di Connecticut ketika usianya masih 5 tahun. Pada umur 11, Stratton yang hanya memiliki tinggi badan 61 sentimeter memulai tur pertamanya bersama Barnum Freak Show. Tak hanya berhasil menyita perhatian para penggemarnya, Ratu Victoria pun sempat terkesan dengan keunikan Stratton saat ia tur ke Eropa di tahun 1844.

Stratton meninggal di tahun 1883. Upacara pemakaman tersebut dihadiri oleh ribuan orang termasuk fans, kerabat, dan istrinya yang juga bertubuh mini, Levinia Warren.

3. Madame Clofullia

via sbs.com.au

Nama aslinya Josephine Boisdechêne. Sekilas dia memang tampak seperti pria, tapi sebenarnya dia adalah wanita yang sejak kecil memiliki kelainan pada pertumbuhan rambut. Bahkan janggut setebal 5 cm mulai menghiasi wajahnya saat dia masih berusia 8 tahun.

Seperti kisah Corbin, Josephine pun pernah dipertontonkan oleh orangtuanya ke masyarakat luas. Tapi tak lama setelah menikah dengan seniman bernama Fortuna Clofulia, Josephine pindah ke New York untuk bekerja di Barnum’s American Museum di tahun 1853. Ia diberi julukan The Bearded Lady, meskipun banyak penonton yang tak percaya kalau Josephine seorang wanita. Mereka menyangka Josephine sebenarnya hanya pria biasa yang sedang berakting.

4. Isaac Sprague

via tricurioso.com

The Living Skeleton (tengkorak hidup) di sirkus Barnum adalah seorang pria bernama Isaac Sprague. Dia sebetulnya terlahir normal, tapi di usia 12 tahun Sprague mengalami penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan mencari pekerjaan selama bertahun-tahun. Suatu hari dia melihat tur pertunjukan sirkus di daerah tempat tinggalnya di Massachusetts. Di tahun 1865, Sprague mendatangi Barnum secara langsung untuk bernegosiasi tentang pekerjaan.

Setelah resmi bergabung dengan Barnum, Sprague menikah dan dikaruniai tiga anak yang terlahir dengan fisik normal. Seiring berbagai tur yang dijalaninya, kondisi kesehatan Sprague kian menurun. Ia meninggal di tahun 1887. Waktu itu berat badannya hanya sekitar 20 kg.

5. Stephan Bibrowski

via morpiyon.com

Bibrowski merupakan pria dengan kondisi Hypertrichosis; penyakit yang mengakibatkan seluruh tubuh, kecuali telapak tangan dan kaki, dipenuhi rambut lebat. Tak heran ia mendapat julukan The Lion-Face Man atau pria berwajah singa.

Karier Bibrowski di dunia pertunjukkan dimulai sejak usianya 4 tahun, saat ibunya menjual Bibrowski ke pemilik sirkus di Jerman. Dan dari sana Bibrowski menemui jalannya ke Amerika Serikat.

Bibrowski bergabung bersama Barnum di tahun 1901. Dalam pertunjukannya ia mengenakan pakaian mewah dan belajar beberapa bahasa asing. Sangat kontras dengan penampilan fisiknya yang seperti singa.

6. Prince Randian

via bachilleratocinefilo.blogspot.com

Terlahir tanpa tangan dan kaki, keanehan Randian yang berasal British Guiana langsung menarik perhatian Barnum. Tak ayal dia pun dibawa Barnum ke Amerika pada tahun 1889. Selama 40 tahun berturut-turut Randian tampil di berbagai tur dan acara sirkus Barnum. Di rentang waktu itu pula dia mendapat beberapa julukan: Living Torso, Human Caterpillar dan Human Worm. Berkat ketenarannya Randian bisa menikah dan memiliki 5 orang anak.

Untuk menghibur para penonton, Randian menyajikan berbagai aksi dalam pertunjukannya, seperti menyalakan rokok, melukis, dan mencukur janggut. Wow, kayaknya seru kalau menonton pertunjukan Randian secara langsung ya.

7. Schlitzie

via hollywoodreporter.com

Schlitzie merupakan salah satu anggota angkatan freaks yang terakhir. Ia lahir di New York di tahun 1901 dengan kondisi microcephaly. Kepala Schlitzie lebih kecil dari ukuran normal, dan oleh karenanya ia pun menderita gangguan mental. Ia kerap direpresentasikan sebagai wanita di pertunjukan sirkusnya. Tapi karena sifatnya yang komedik, Schlitzie begitu terkenal di masyarakat Amerika. Ia bahkan jadi salah satu penampil sirkus yang bermain di film Hollywood berjudul Freaks (1932).

Oh iya, tahun 2017  lalu kisah tentang sirkus P.T. Barnum diadaptasi menjadi sebuah film berjudul The Greatest Showman. Buat kamu yang masih penasaran tentang sirkus yang melegenda tersebut coba tonton saja filmnya.

Di balik keanehan fisik para penampil sirkus tadi ternyata ada cerita menarik yang bisa kita simak. Tapi sayangnya kita nggak bisa melihat langsung keseruan saat mereka tampil di panggung ya. Hmm…