Aneh Tapi Nyata, Kisah 5 Hewan Yang Dijatuhi Hukuman Mati Ini Benar-Benar Pernah Terjadi

Kita gak akan pernah tahu bagaimana perasaan hewan tersebut saat mengikuti sidang. Mendengar mereka disidang saja sudah bikin kamu mengernyitkan dahi, iya gak? Tapi justru hal itulah yang membuat kisah ini menarik untuk dibahas. Tanpa berlama-lama lagi, langsung saja simak 5 kisahnya yang dilansir dari Listverse berikut ini.

1. Mary si gajah

via listverse.com

Pada tahun 1916 kelompok sirkus Sparks sedang tampil di kota Tenessee, Amerika Serikat. Saat itu si gajah Mary tengah ditunggangi pawang baru, seorang pria kurus bernama Red Eldridge. Eldridge sendiri merupakan wajah baru di dunia sirkus. Sebelumnya dia tak punya pengalaman menjadi pawang gajah. Jangankan gajah, melatih hewan lain pun dia tidak pernah.

Saat perhatian Mary teralihkan oleh sebuah semangka, Eldridge memukul Mary dengan tombaknya agar dia menurut. Tapi bukannya nurut, Mary malah mengamuk. Dia cengkram Eldridge dengan belalainya, menghempaskannya ke tanah, kemudian menginjak kepala Eldridge.

Para penonton sontak dibuat terkejut dan panik. Mereka mulai berhamburan sambil berteriak “Bunuh gajah itu!”. Seorang penonton bahkan mencoba menembak Mary dengan pistolnya, tetapi pelurunya tidak sanggup menembus kulit tebal si gajah. The Sparks Circus sadar kalau mereka tidak mengatasi masalah ini dengan “cerdas”, mereka bisa terancam bangkrut. Maka dari itu pemilik sirkus kemudian mengiklankan eksekusi mati Mary di depan publik. Mary akhirnya dieksekusi di hadapan ratusan penonton dengan cara digantung menggunakan derek.

2. Induk babi dan anaknya

via telegraph.co.uk

Saat itu tahun 1457 di Lavigny, Prancis, tatkala seorang anak kecil bermain di dekat kandang babi yang berisikan induk babi besar beserta enam anaknya. Malangnya, bocah yang sedang bermain itu jatuh ke kandang ketika mencoba berinteraksi dengan anak babi. Kejadian nahas pun tak dapat terhindarkan. Babi-babi yang lapar mengira bocah itu santapan siang mereka. Sontak saja orangtua anak tersebut terkejut saat menemukan anak mereka dicabik-cabik babi kelaparan di peternakan.

Pada saat itu hukum Prancis memandatkan bahwa perlu ada proses pengadilan terlebih dahulu sebelum membunuh hewan. Induk babi dan anaknya kemudian disidang karena kasus pembunuhan. Pengadilan memutuskan untuk menghukum mati induk babi, tetapi membebaskan anak-anaknya karena mereka percaya anak babi itu hanya mengikuti pengaruh buruk ibu mereka.

3. Ayam jantan Basel

via peashooter85.tumblr.com

Pada 1474, kota Basel di Swiss menjadi saksi bisu atas suatu kejadian yang dianggap sebagai perbuatan setan: ayam jantan yang bertelur.

Secara biologis ayam jantan memang tidak mungkin bertelur. Makanya ilmu sihir dan pengaruh setan jadi satu-satunya kesimpulan yang bisa di ambil orang-orang di zaman itu. Terlebih lagi, ada kepercayaan bahwa jika ayam jantan bertelur, telurnya akan menghasilkan hewan yang berwujud setengah ayam setengah naga bernama cockatrice. Ada pula yang percaya kalau para penyihir menggunakan telur ayam untuk praktik sihir mereka.

Anyway, ayam jantan yang “sesat” tersebut kemudian dibawa ke pengadilan dan dibakar hidup-hidup.

Para teoretikus modern menganggap mungkin saja ayam jantan yang dihukum mati itu sebenarnya adalah ayam betina yang keliru diidentifikasi sebagai ayam jantan. Sebab setelah kasus ini terjadi, tidak pernah ada lagi kasus ayam jantan bertelur lainnya.

Editor’s Pick

  • 10 Foto dan Cerita Zaman Old West Ini Nunjukkin Kerasnya Kehidupan Amerika Tempo Dulu
  • Hiiiy… Kisah 5 Pembunuh Berantai Ini saking Sadisnya sampai Diangkat ke Serial TV, Guys!
  • 10 Hal yang Dilakuin Orang Zaman Kuno Ini Bakal Aneh Banget Kalau Dilakuin Sekarang

4. Kera Hartlepool

via historyrevealed.com

Salah satu legenda dari Perang Napoleon (1803-1815) mengisahkan tentang sebuah kapal Prancis yang hancur di pantai Inggris, tepatnya di desa nelayan Hartlepool. Ketika penduduk setempat pergi untuk memeriksa kapal itu, seekor monyet berjalan keluar dari kapal. Kebetulan orang-orang Inggris saat itu memercayai cerita-cerita mengerikan tentang orang Perancis. Jadi ketika mereka melihat primata kecil yang berbulu ini, mereka hanya bisa beranggapan bahwa monyet itu adalah musuh yang telah sering mereka dengar. Mereka percaya monyet tersebut adalah mata-mata dan memutuskan untuk menggantungnya.

Kisah ini memang menggelikan, bahkan penduduk lokal Hartlepool sampai dijuluki monkey hangers (penggantung monyet). Mereka juga menggunakan monyet sebagai maskot olahraga.

5. Babi pembunuh

via listverse.com

Babi mungkin adalah binatang yang paling sering dihukum mati pada zaman dulu. Satu kasus lagi terjadi pada tahun 1494 pada sepasang suami istri yang tinggal dan bekerja sebagai buruh di pertanian milik biara di Prancis. Karena mereka berbagi rumah dengan pendeta dan biarawan, pintu depan rumah selalu dibiarkan terbuka pada siang hari.

Pada suatu hari di kala siang, sang suami sedang memberi makan ternak dan istrinya sibuk melakukan pekerjaan lain. Sedangkan bayi tengah tertidur pulas di buaiannya. Tapi tak lama berselang, seekor babi masuk melalui pintu depan rumah.

Mengendus-endus sesuatu untuk dimakan, babi itu pun melihat si bayi yang sedang tertidur. Apa yang terjadi kemudian adalah nasib malang menimpa bayi itu, sebagian wajah dan lehernya dimakan babi. Orangtuanya yang masih terkejut atas peristiwa berdarah tersebut akhirnya memanggil pihak berwenang. Orang lain yang tinggal di rumah itu pun mendukung kesaksian orangtua bayi. Babi itu ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. Kemudian dia diadili karena kasus pembunuhan dan dieksekusi mati di depan orang-orang.

Nah, itu dia 5 hewan yang dijatuhi hukuman mati. Setelah mendengar kisah tadi bagaimana perasaan kamu? Heran, tercengang, atau malah miris karena apa yang dilakukan hewan-hewan itu bukan sepenuhnya kesalahan mereka? Hewan ‘kan bertindak berdasarkan insting.