Awas, Akun Game Onlinemu Juga Rentan Dibobol Hacker, Lho!

via zonevgame.com

Nah, awal tahun kemarin dunia game online dikejutkan dengan berita pembobolan akun game Fortnite. Tidak hanya dibobol, ribuan akun Fortnite tersebut dikenai tagihan sebesar $99,99 (sekitar Rp 1,4 juta) dan $149,99 (sekitar Rp 2,1 juta) untuk pembelian yang tidak mereka lakukan. Wew~

Yang namanya online, selama mereka terhubung ke internet, nggak bisa dilepaskan dari yang namanya hacker. Dimana ada koneksi, di sana mereka bisa beraksi. Tapi, semua itu bisa dicegah kok. Gimana cara mencegahnya?

1. Buat email baru (termasuk password yang berbeda) khusus untuk game online.

via Solo Practice University

Sebisa mungkin, gunakan email yang terpisah dari email utama, tentunya dengan password yang juga berbeda, khusus untuk bermain game online. Sehingga nantinya kalau ada apa-apa dengan emailmu yang digunakan untuk game online, tidak mempengaruhi akun email pribadimu.

2. Jangan pernah mencantumkan data pribadi

via everteam.com

Setelah membuat email atau akun baru untuk game online, jangan pernah mencantumkan data pribadi di akunmu, entah itu nama, tanggal lahir, telepon atau alamat. Bahkan kalau perlu gunakan nama samaran dengan tanggal lahir yang sudah kamu ubah. Ingat, jangan pernah merasa aman di dunia maya.

Untuk nomor telepon sendiri kalau kamu punya nomor ‘sampah’ alias nomor yang digunakan untuk umum dan diluar kepentingan pribadi, itu malah lebih baik. Gimana kalau sudah terlanjur? Kalau kamu ingin aman yaa….. ganti sekarang.

Oh iya, untuk urusan pembayaran, kalau bisa hindari penyimpanan data kartu kartu kredit di akunmu. Kalau bisa pakai voucher seperti Google Play Voucher, mending pakai itu aja meski ada tambahan pajak 10%. Daripada nanti kalau data dari developer game berhasil diretas dan datamu tersebar seperti kasus Fortnite di atas, kan? Mahal dikit gapapa lah, yang penting aman.

Editor’s Pick

  • Ini 3 Alasan Kuat Kenapa Kamu Harus Berhenti Melakukan Multitasking Sekarang Juga, Sebelum Terlambat!
  • Hidup Lebih Bahagia dan Disukai Banyak Orang? 4 Trik Psikologis Ini Bisa Bantu Kamu Dapatkan Dua Hal Itu
  • Ingin Memperkuat Sinyal Wi-Fi? Cari Ini di Dapur dan Pasang di Routermu!

3. Aktifkan two-factor authentication

via engadget.com

Apa itu two-factor authentication? Biasanya aplikasi, platform, atau situs-situs game memiliki fitur tersebut untuk memastikan bahwa kamu adalah pemilik akun yang sah. Caranya bisa generate kode dan nantinya akan dikirim lewat SMS dan e-mail yang terdaftar di akunmu. Bahkan bisa jadi kodenya dikirimkan ke aplikasi khusus keluaran developer tersebut seperti Steam di atas.

Seperti yang dilansir dari Kotaku, nggak semua developer/game menyertakan fitur tersebut, untuk lebih jelasnya kamu dapat melihat listnya dari TwoFactorAuth.org.

Blizzard Elder Scrolls Online Electronic Arts (Origin) Enjin Epic Games EVE Online FaceIT Garena Online GOG.com Guild Wars 2 Humble Bundle Itch.io Nintendo Account PlayStation Network Roberts Space Industries Rockstar Games Social Club RuneScape Square Enix Star Wars: The Old Republic Steam Ubisoft/Uplay Wargaming WildStar Xbox Live/Microsoft

Terus gimana kalau game yang kamu mainkan nggak ada fitur tersebut? Kamu bisa mengusulkan ke developer pembuat game tersebut melalui email atau via customer service.

4. Waspadai phising

via BusinessTech

Jangan pernah tertarik apabila ada yang menawarkan item tertentu atau in-game currency, mata uang premium dalam game seperti red/blue diamond di Lineage 2 Revolution, secara gratis atau dengan harga jauh dibawah harga asli.

Biasanya yang memberikan penawaran tersebut menyuruh kita mengunjungi suatu situs, memasukkan data diri (termasuk password!), atau mendownload aplikasi mereka. Jangan pernah melakukan hal itu. Kalau kamu ragu penawaran tersebut asli atau tidak, coba cek apakah kita disuruh mengisi alamat email dan password atau tidak. Kalau iya, hindari!

Terlebih biasanya penawaran itu berasal dari situs dengan domain yang tidak credible seperti playstation.tk, playstation.xx, playstation.xyz, dan semacamnya. Selain itu, biasanya website resmi menggunakan https, bukan http biasa.

5. Jangan memainkan game bajakan

Meski ada beberapa game bajakan yang diklaim ‘aman’ dan lolos scan antivirus, namun seberapa aman game-game bajakan yang kamu download? Game-game tersebut bisa dimanfaatkan oleh orang iseng untuk memasukkan sesuatu yang terselubung. Dan ketika game tersebut kamu download dan dijalankan, bisa jadi komputer/laptop/data-data di dalamnya menjadi korban. Mau? Tinggal pilih aja, mau yang aman atau mau yang berisiko.

Kalau kamu mengikuti 5 tips di atas, nggak menutup kemungkinan akun game onlinemu benar-benar aman dari tangan jahil hacker. Akan tetapi, setidaknya tidak ada data pribadi yang tersebar.