Battlefield V is Coming! Menurutmu Game Ini Worth to Buy Nggak nih?

Bukannya sudah pernah ya pake suasana di Perang Dunia II?

Pernah sih, tapi di Battlefield V bakal ada penambahan gameplay dan fitur yang nggak akan kamu temukan di game versi sebelumnya.

Kalau melihat game-game sebelumnya, Battlefield V ini merupakan seri ke-15 dari game Battlefield karena sebelumnya ada Battlefield 1942, Battlefield Vietnam, Battlefield 2, Battlefield 2: Modern Combat,  Battlefield 2142, Battlefield: Bad Company, Battlefield Heroes, Battlefield 1943, Battlefield: Bad Company 2, Battlefield Play4Free, Battlefield 3, Battlefield 4, Battlefield Hardline, dan Battlefield 1.

Hmm.. Perjalanan yang cukup panjang, ya. Tapi apakah seri ke-15 ini layak banget buat kamu beli? Yuk, kita bahas satu per satu.

1. Mode

via telegraph.co.uk

Yang menarik dari Battlefield V ini adalah mereka tak mengikuti arus tren Battle Royale yang saat ini melanda game FPS, sebut saja kompetitor mereka seperti Call of Duty: Black Ops 4, PlayerUnknown’s Battlegrounds, atau Fortnite. Battlefield V nampaknya percaya diri dengan gameplay yang ditawarkan dan itu merupakan hal yang cukup baik. Artinya kita tidak akan merasa bosan dengan Battlefield V ini.

Battlefield V kali ini akan kembali mengenalkan mode single-player campaign War Stories yang bisa dibilang cukup sukses di Battlefield 1. Nantinya War Stories ini akan mengambil latar Perang Dunia II, hanya saja untuk tempatnya masih belum diketahui. EA sendiri mengungkapkan bahwa cerita yang ada di mode ini didasarkan dari kejadian nyata yang jarang diketahui oleh publik. Wah, bisa sekalian belajar sejarah nih.

2. Goodbye Premium Pass

via hrkgame.com

Mulai sekarang kamu tak perlu lagi membayar lebih kalau ingin menikmati map atau mode baru. Semua ini karena di Battlefield V, EA menambahkan mode online yang bernama Tides of War. Mode ini bisa dibilang mirip Become A Legend dari Pro Evolution Soccer atau The Journey milik FIFA. Bedanya tentu saja latar Tides of War berkisar di Perang Dunia II. Di mode ini kamu dapat melakukan perjalanan dan mengembangkan Company yang kamu miliki menjadi lebih besar dan disegani.

Apa itu Company? Nanti dibahas lebih lanjut di bawah.

Editor’s Pick

  • Antara Memu, BlueStacks, dan Nox, Emulator Mana yang Lebih Mantep Buat Gaming?
  • Playstation 1 Kabarnya Bakal Dibangkitkan Kembali Jadi Konsol Mini, Kamu Tertarik Nggak nih?
  • Red Barrels: Outlast 3 Akan Berbeda dari Seri Sebelumnya yang Kamu Kenal
  • Percaya Nggak kalau Death Stranding Bakal Jadi Game yang Unik dan Anti-Mainstream?

Karena tidak menggunakan DLC, nantinya gameplay, item, dan event baru akan ditambahkan di Tides of War ini. Kamu pun bisa mendapatkan skin, senjata, kendaraan, dog tags, dan emblem baru ketika mengikuti event di Tides of War. Selain itu kamu juga bisa mendapat mata uang untuk membeli item baru di Tides of War dengan menyelesaikan misi harian dan tugas yang diberikan di mode multiplayer.

3. Company

via PCGamesN

Sekarang kita masuk ke bagian Company. Company ini bisa dibilang semacam barak yang memiliki tentara, senjata, dan kendaraan. Nantinya kamu bisa melakukan kustomisasi Company milikmu, entah itu mau personalisasi wajah atau jenis kelamin tentara dan ganti skin senjata atau kendaraan, menentukan skill yang dimiliki oleh Company, dan level up senjata atau kendaraan.

Jadi kalau kamu mau semua tentaramu berambut Mohawk dan mengusung senapan yang imut nan lucu, bisa kok.

4. Multiplayer

via gamerant.com

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, mode multiplayer pada Battlefield V bukanlah Battle Royale dan tidak ada bau-bau main keroyokan untuk menentukan satu pemenang. Mode multiplayer di sini bernama Combined Arms yang lebih menekankan kerja sama antar pemain dalam satu tim. Jumlah pemain dalam satu tim pun tidak terlalu banyak, kamu dapat mengundang sampai empat orang untuk memainkannya.

Nantinya kamu akan diberi sebuah misi yang akan terus berganti-ganti. Misi tersebut akan membuat satu tim harus bekerja sama dan membuat keputusan untuk menyelesaikannya.

Kalau kamu lebih suka multiplayer yang rame, tenang saja. Kamu tetap bisa memainkan beberapa mode sepertu Conquest, Death Match, dan Domination yang memiliki beberapa perubahan gameplay.

5. Gameplay

via Game Informer

Ada beberapa perubahan gameplay pada seri terbaru ini. Perubahan yang pertama adalah Squad System. Ketika kamu masuk ke dalam permainan, kamu akan selalu berada di dalam skuad dan hanya bisa bergantung pada skuad ini untuk support, supplies atau health.

Perubahan yang kedua ada di sistem revive yang lebih menekankan interaksi antar pemain. Jadi kalau kamu ingin menyadarkan pemain yang terkapar, kamu nggak harus nyamperin dia dan menyuntiknya supaya dia bisa kembali ke dalam permainan. Kamu bisa menarik tubuh mereka ke tempat yang cukup aman dan mulai melakukan proses penyembuhan. Namun meski semua pemain dapat melakukan hal itu, job Medic lebih diunggulkan karena mereka dapat melakukannya lebih cepat dan mengembalikan HP lebih banyak, bahkan bisa sampai penuh.

Perubahan yang ketiga ada pada sistem Fortifications, di mana kamu dapat membuat perlindungan dengan memanfaatkan bangunan yang sudah hancur atau membuat perlindungan sendiri.

Untuk masalah sumber daya seperti amunisi, di seri terbaru ini bisa dibilang lebih sedikit kalau dibandingkan dengan versi sebelumnya. Tapi kamu bisa mengisi ulang amunisi, HP, dan gadgetry di supply stations yang ada di lokasi perang. Kalau kurang, kamu bahkan juga bisa mengambil amunisi dari musuh yang telah gugur lho.

Hmm, kalau melihat-lihat beberapa perubahan yang ada di seri ini nampaknya malah bikin tambah penasaran dan jadi pengen nyobain deh.

Jadi untuk urusan worth to buy or not, jawaban saya sih worth it! Bagaimana dengan kamu? Tertarik untuk membelinya?