Dari Yang Unik Sampai Bikin Ngilu, Yuk Kita Lihat 8 Standar Kecantikan Dari Berbagai Penjuru Dunia

Hehehe. Bercanda deng.

Yup, tapi kenyataannya beberapa negara di dunia ini punya standar kecantikan yang unik. Contohnya seperti yang saya sebutkan tadi, dan saya rasa sayang kalau gak di-share ke kalian. Nah, di antara standar kecantikan unik yang bakal kita bahas ini, kayaknya ada deh yang bisa bikin kamu mengernyitkan dahi, berdecak kagum, atau bahkan merasa ngeri.

Dilansir dari brightside, ini dia standar kecantikan yang unik tersebut.

1. Suku Lahui, Vietnam

via naga.co.uk

Selain untuk menjaga kesehatan, merawat gigi secara rutin adalah salah satu cara untuk menjaga penampilan, ‘kan? Tapi ternyata ada lho wanita yang malah mengecat hitam giginya supaya dibilang cantik; mereka adalah wanita suku Lahui di Vietnam.

Tradisi mengecat gigi tersebut bermula dari kepercayaan suku Lahui bahwa yang memiliki gigi berwarna putih hanya hewan liar dan setan. Oleh karena itu, menghitamkan gigi adalah suatu jaminan supaya gak dikira roh jahat oleh para warga suku. Mereka juga menganggap wanita yang bergigi hitam lebih terlihat cantik dan menawan.

Tradisi ini sudah ada sejak 2000 tahun lalu lho. Sekarang, sebagian besar yang masih setia menjalani tradisi ini hanya para sesepuh (manula) suku saja.

2. Suku Dayak, Indonesia

via votecamejo.com

Daerah di negara kita juga punya standar kecantikan yang unik, nih. Para wanita suku Dayak di Kalimantan memanjangkan daun telinga mereka supaya terlihat lebih menarik di mata lawan jenisnya.

Tradisi ini mulai dilakukan pada saat remaja. Pertama-tama daun telinga wanita ditindik, kemudian anting kuningan dipasangkan. Nah, seiring waktu, jumlah anting terus ditambah hingga daun telinga mereka memanjang karena bobot anting yang semakin berat.

Sayangnya, seperti tradisi menghitamkan gigi tadi, tradisi ini juga udah hampir punah.

3. Suku Mursi, Ethiopia

via joelsantos.net

Suku Mursi di Ethiopia mungkin terkenal karena tradisi lip plating-nya. Tapi selain itu, wanita suku Mursi juga punya tren kecantikan unik lain yang mereka ikuti lho. Misalnya, menghias kepala mereka dengan dengan tanduk hewan, mahkota dari tumbuhan, pun mewarnai wajah mereka demi tampil menarik.

Ada kisah menarik tentang tradisi lip plating. Awalnya, lip plating dilakukan sebagai upaya untuk menghentikan perbudakan. Wanita yang bibirnya sudah ditindik dianggap “cacat” dan, oleh karena itu, nggak pantas dijadikan budak. Tradisi yang tadinya merupakan simbol perlawanan ini, sekarang berganti jadi simbol kecantikan dan pengakuan bagi wanita suku Mursi. Hmm… unik, ya.

4. Suku Apatani, India

via flickr.com

Suku Apatani berasal dari Arunachal Pradesh, India. Sejak dahulu, wanita-wanita dari suku Apatani dianggap yang paling cantik di antara wanita dari beberapa suku lain yang tinggal di sana. Oleh sebab itu, wanita suku Apatani kemudian mulai memakai penyumbat di bagian atas lubang hidung mereka, supaya nggak dianggap menarik.

Memang sih, ini bukan standar kecantikan seperti yang lainnnya dalam daftar. Tapi tradisi ini bikin wanita Apatani terlihat unik, kan? Hehe.

5. Suku Yanomami, Brazil

via reginfo.ge

Percaya atau enggak, suku Yanomami yang mendiami hutan hujan Amerika Selatan adalah masyarakat adat yang paling sedikit berhubungan dengan dunia luar. Namun, mereka juga termasuk suku yang terancam punah. Sebabnya pemerintah Brazil nggak bisa lagi melindungi mereka dari kekerasan oleh para penyusup dan juga penyakit.

Para ahli antropologi percaya tindikan kayu pada wajah wanita suku Yanomami adalah penghias supaya terlihat menarik. Dan ada juga yang berpendapat tindikan tersebut adalah tanda anggota suku mulai menginjak masa remaja.

Kabarnya, sekarang ini wanita Yanomami masih berjuang menghadapi penculikan dan kekerasan yang sering menimpa mereka.

6. Suku Daasanach, Ethiopia

via brightside.me

Gak bisa dipungkiri deh, sebagai masyarakat modern kita udah sering banget mencemari lingkungan, ‘kan? Tapi coba tengok suku Daasanach di Ethiopia. Mereka adalah masyarakat alam, masih tradisional, tapi punya pemikiran canggih: mendaur ulang limbah menjadi perhiasan.

Sebelum Mimi Peri aktif di Instagram, mereka udah jauh lebih dulu memaknai barang bekas sebagai fashion.

7. Suku Afar, Ethiopia

via ethiogrio.com

Satu lagi suku dari Ethiopia, yaitu suku Afar. Kalau kamu berkunjung ke daerah yang didiami suku Afar, kamu bakal nemuin wanita-wanitanya yang punya gigi lancip seperti ikan hiu. Ujung lancip pada gigi mereka akan terlihat jelas ketika mereka tersenyum; semakin lancip, semakin wanita Afar dianggap cantik.

Selain itu wanita suku Afar juga gemar mengepang rambut, dan menindik hidung mereka.

8. Aegyo Sal, Korea Selatan

via brightside.me

Sekarang kita gak ngomongin lagi tentang suku dan masyarakat adat, nih. Yup, kita ngomongin standar kecantikan di Korea Selatan.

Orang-orang Korea Selatan sepertinya sangat memerhatikan penampilan fisik mereka. Entah bisa dibilang obsesi atau bukan, tapi memang begitulah kelihatannya.

Banyak wanita Korea yang berusaha tampil secantik dan seimut mungkin. Bahkan gak sedikit juga yang pengen terlihat imut seperti bayi. Untuk itu mereka mesti menggunakan makeup, atau menjalani operasi plastik. Salah satu tren kecantikan terbaru adalah aegyo-sal, atau kantung mata bayi. Aegyo-sal bisa didapat dengan menyuntikkan lemak ke kantung mata, dan trik makeup tertentu untuk mendapatkan efeknya.

Nah, itu dia standar kecantikan yang unik dari berbagai negara, dan akhirnya kita balik lagi ke anggapan kalau cantik itu relatif. Ya, jangankan satu suku, setiap individu aja udah tentu punya standar kecantikan dan seleranya masing-masing, bukan? Semoga bermanfaat dan jangan lupa share ya!