Dengerin Prediksi Dari 5 Ahli Ini Soal Perubahan Yang Akan Terjadi Sama Dunia Kerja Di Tahun 2018, Kalau Kamu Mau Karir Kamu Tetap Berkilau

Dilansir dari situs ini, Linkedin melakukan wawancara dengan beberapa orang yang dianggap ahli dibidangnya untuk memberikan pendapat mereka tentang perubahan apa yang akan terjadi pada dunia kerja di tahun 2018. Yuk, kita baca prediksi dari masing-masing ahli tersebut supaya kita bisa siap-siap menghadapi perubahan di dunia kerja kita.

1. James Manyika, CEO McKinsey Global institute

Via: pictures.zimbio.com

Manyika berpendapat bahwa di tahun 2018 ini akan ada tiga perubahan yang terjadi di dunia kerja. Pertama, akan ada beberapa jenis pekerjaan yang perlahan menghilang seperti kasir dan petugas pom bensin. Kedua, akan ada beberapa jenis pekerjaan yang keberadaannya akan semakin dibutuhkan, misalnya mekanik robot. Ketiga, akan terjadi perubahan signifikan pada hampir seluruh sektor pekerjaan yang ada. Wah… drastis juga prediksi perubahanya, ya.

Perubahan ini terjadi seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi yang mengharuskan setiap orang mempelajari hal baru dalam pekerjaannya. Kira-kira jenis pekerjaan kamu termasuk kategori yang mana?

2. Fredd Goff, Pendiri Jobcase

Via: founderswire.com

Menurut Goff, para pekerja kantoran atau yang biasa disebut dengan blue collar workers tidak perlu terlalu khawatir dengan keberadaan robot yang semakin marak di sekitar kita. Hal ini dikarenakan ia memprediksi akan muncul suatu jenis pekerjaan baru yang tidak akan diduga sama sekali. Hmmm… apa ya jenis pekerjaan yang dimaksud sama Goff?

3. Arianna Huffington, Pendiri dan CEO Thrieve Global

Via: huffingtonpost.com

Perempuan yang akrab disapa Arianna ini, menekankan pentingnya bagi manusia untuk meninjau ulang hubungannya dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Perkembangan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan, lama-lama dapat menggantikan peran manusia apabila manusia tidak mampu beradaptasi dengan baik terhadap perkembangan teknologi tersebut.

4. Sallie Krawcheck, CEO Ellevest

Via: fortunedotcom.files.wordpress.com

“Diversity actually outperforms meritocracy” ujar Sallie. Maksud dari ucapan Sallie tersebut adalah, dunia kerja sudah seharusnya meninjau ulang pola perekrutan pegawai baru yang selama ini dilakukan, karena terbukti tidak membawa perubahan signfikan dalam sebuah perusahaan. Saat ini, Sallie merasa bahwa pola perekrutan karyawan lebih didasarkan oleh kesamaan karakter antara calon karyawan dengan perekrut, padahal seharusnya rekrutmen dilakukan dengan tujuan untuk mengisi kekurangan yang ada pada sebuah perusahaan. Hal ini dapat terwujud apabila perusahaan merekrut calon karyawan yang memiliki latar belakang berbeda-beda.

5. Laszlo Bock, Mantan Pejabat Operasional Google

Via: i.ytimg.com

Lagi-lagi soal perkembangan teknologi, Bock percaya bahwa pesatnya perkembangan teknologi akan meningkatkan sistem ekonomi berbasis keterbukaan ikatan kerja yang biasa disebut gig economy. Kamu pasti tahu banget dengan aplikasi transportasi berbasis online seperti Uber atau Gojek. Ternyata dua aplikasi tersebut adalah contoh dari implementasi sistem gig economy. Sistem ini memungkinkan pekerjanya untuk bekerja paruh waktu dan didasari kontrak kerja yang terbatas.

Kalau dilihat dari semua poin di atas, perkembangan teknologi memang memegang peran penting dalam kehidupan kita dimasa depan, termasuk dalam dunia kerja. Pastikan kamu sudah punya persiapan matang untuk menghadapi perkembangan teknologi di dunia kerja kamu, ya!