Hidup Cuma Sekali, Jangan Sampai Kita Menyesal Karena Lupa 7 Kenyataan Hidup Yang Sering Terlupakan Ini

Kalau kamu sudah merasa cukup bahagia dengan hidupmu sekarang, mungkin kamu sudah berada di jalur yang benar. Tapi, kalau kamu masih merasa kurang dengan apa yang sedang kamu lakukan sekarang, mungkin itu karena kamu lupa tentang 7 hal ini; kenyataan hidup yang sering terlupakan orang, termasuk juga kita.

1. Hidup hanya sebentar

via pixabay.com

*Langsung pasang lagu religi* “Insyaflaaah, wahaii manusiaa~”

Sad but true. Disadari atau tidak, kematian memang akan selalu mendekati kita. Kita gak akan pernah tahu kapan atau bagaimana hidup ini berakhir. Tapi, yang jelas kematian itu nyata.

Maka dari itu, guys. Jalani dan nikmati hidup kamu sekarang. Buat setiap detiknya berharga dan penuhi dengan momen yang tidak akan kamu sesali. Kematian itu memang ada, tapi jangan takut terhadap kematian. Jadikan itu motivasi untuk selalu melakukan apa yang menurut kamu baik dan bisa membuatmu tersenyum ketika nanti kematian memanggilmu. Buat dirimu sendiri bangga!

2. Kamulah yang menentukan kehidupanmu, bukan orang lain

via pixabay.com

Hidupmu merupakan tanggung jawabmu. Apa pun yang terjadi di dalamnya adalah apa yang sudah kamu putuskan sendiri. Jadi, jangan pernah menyerahkan keputusan penting dalam hidup pada orang lain.

Kalaupun kamu menyesal dengan keputusanmu nanti, setidaknya kamu bakal menyesal dengan apa yang sudah kamu putuskan sendiri. Bayangkan deh kalau kamu menyesali sesuatu hal yang lahir dari keputusan orang lain. Wuihh, pasti nyeselnya ganda.

3. Sibuk bukan berarti produktif

via unsplash.com

Wah, ini nih yang bakal bikin kamu yang hidupnya serba sibuk jadi berpikir sejenak. Sibuk bisa berarti kamu benar-benar fokus dengan apa yang sedang dikerjakan. Atau jangan-jangan kamu tidak bisa mengatur prioritas? Seringkali orang sibuk malah tidak mendapatkan apa-apa di akhir selain rasa lelah.

Banyak orang yang saking sibuknya malah tidak punya waktu untuk diri sendiri atau orang-orang terdekatnya. Hal ini berbahaya karena bukan hanya kesehatan kamu yang jadi taruhannya, tapi juga kedekatan kamu dengan orang-orang terdekat. Bayangkan, bagaimana nantinya ketika kamu jatuh sakit karena saking sibuknya, dan tidak ada orang yang membantu karena kamu pun tidak sempat membantu mereka karena sebelumnya terlalu sibuk. Hiiy… ngeri, ‘kan?

4. Sebelum kesuksesan, selalu ada kegagalan terlebih dahulu

via brandpowermg.com

Ketika kamu merasa jatuh karena kegagalan, ingatlah bahwa semua orang sukses pernah merasakan kegagalan terlebih dahulu. Contohnya, Jack Ma yang ditolak bekerja di salah satu bisnis fast food. Dari 28 pelamar, 27 orang diterima dan hanya dia yang ditolak. Atau Steve Jobs yang dipecat dari perusahaan yang dia bangun sendiri.

Berkaca dari kisah-kisah tadi, percayalah habis gelap akan terbit terang. Tetap semangat, guys.

5. Berpikir berbeda dengan melakukan

via pixabay.com

Melakukan sesuatu tanpa berpikir panjang memang buruk. Tapi, terlalu banyak berpikir sehingga takut untuk melakukan sesuatu jauh lebih buruk.

Kamu adalah apa yang kamu lakukan, bukan apa yang ‘akan’ kamu lakukan. Pengetahuan tak ada gunanya tanpa ada aksi. Jangan terlalu banyak menunggu dan ragu. Kalau kamu ingin melakukan sesuatu, dan benar-benar ingin melakukannya, lakukan saja. Atau setidaknya cobalah dulu. Walaupun akhirnya gagal, kamu tetap akan mendapat pelajaran yang berharga.

Kalau kamu menunggu sampai benar-benar siap untuk melakukan suatu hal yang kamu inginkan, maka ada kemungkinan kamu bakal menunggu terus seumur hidupmu. Lagipula, apa yang dimaksud dengan ‘siap’ itu?

6. Tak perlu menunggu orang lain minta maaf untuk memaafkan

via start2finish.com

Cobalah selalu ikhlas dan memaafkan. Dengan kamu mudah memaafkan seseorang, hidupmu bakal lebih tenang.

Tapi seperti kata orang, “Maafkan; jangan lupakan.” Memaafkan seseorang bukan berarti kamu melupakan apa yang sudah diperbuatnya di masa lalu.  Kamu pasti nggak mau melakukan kesalahan yang berulang-ulang. Apa yang sudah terjadi dalam hidup kamu merupakan sejarah. Dan kita sebaiknya jangan melupakan sejarah, termasuk sejarah yang menyangkut diri sendiri.

7. Semua berubah seiring waktu

via pixabay.com

Semua hal di kehidupan kita akan berubah, baik itu orang, benda, ataupun lingkungan. Manusia yang semakin tua, benda yang semakin usang, ataupun lingkungan yang berubah. Jangan berharap semua hal tetap seperti yang kamu lihat sekarang.

Selalu belajar dan tingkatkan kualitas diri agar kita bisa menerima perubahan yang selalu terjadi di sekelililng,. Kalau semua hal bisa berubah, maka hal yang buruk pun bisa berubah menjadi indah. Dan begitu pula sebaliknya.

Jadi, apa kamu termasuk orang yang selalu ingin mengikuti perubahan, atau sudah puas dengan situasi saat ini?

Sumber: MarcandAngel