Hiiii, Insomnia Ternyata Disebabkan Penyakit Pikiran Ini!

Karena kebiasaan ini, akhirnya banyak mahasiswa yang mengeluhkan insomnia. Mereka mengaku tak bisa memejamkan mata di malam hari dan merasa sangat mengantuk pagi harinya.

Lantas, benarkah insomnia terjadi karena kebiasaan tidur malam? Sejumlah penelitian telah membantah hal ini. Insomnia bukan lagi soal kebiasaan tidur malam, melainkan karena adanya masalah psikologis.

Insomnia dan masalah psikologis

via pondermonster.com

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Behavior Reseacrh and Therapy mengungkapkan bahwa obat-obatan bukanlah cara ampuh untuk mengatasi insomnia, karena sumbernya adalah pikiran.

Dibanding obat, terapi kognitif lebih dibutuhkan oleh para penderita gangguan tidur ini. Bahkan, psikolog di University of Alabama, Kenneth Lichstein, mengatakan bahwa jika kamu memikirkan bahwa kamu menderita insomnia maka akan benar-benar menyebabkan gangguan tidur.

Durasi tidur tak berpengaruh

via okeinfo.net

Berapa jam kamu tidur setiap harinya? Hanya 5 jam atau bahkan 3 jam? Menurut peneliti hal ini sama sekali tak berpengaruh pada kondisimu di pagi hari.

Jika kamu merasa waktu yang singkat ini cukup, maka tubuh akan menyesuaikannya dan merasa segar. Namun, jika kamu merasa kurang puas dengan jam tidurmu, maka tubuh akan merasa kelalahan ketika bangun.

Pemikiran ini ternyata berpengaruh terhadap para penderita insomnia juga.

Intinya adalah caramu berpikir

via sijai.com

Setelah mendapatkan hasil mengejutkan dari penelitian ini, Lichstein menegaskan bahwa cara berpikir seseorang akan sangat mempengaruhi kebiasaan tidurnya.

Jika kamu menganggap dirimu mengalami masalah tidur atau insomnia, maka kualitas tidur pun akan menurun dan membuat kamu semakin stres. Ketika stres yang kamu rasa makin bertambah, makin parah juga gangguan tidur yang dialami.

Akhirnya, tubuh akan mendapatkan efek negatif termasuk kelelahan, kegelisahan, depresi, bahkan hipertensi.

Jadi, mulai sekarang cobalah untuk berpikir positif tentang kondisimu. Bahkan, ketika kamu hanya memiliki waktu tidur yang singkat, anggaplah cukup. Hal ini dipercaya bisa meningkatkan kualitas tidurmu. Yuk, coba!