Ingin Pakaianmu Awet? Coba 10 Tips Penting Mencuci Ini, biar Nggak Boros Beli Baju Terus

Jadi, agar bentuk dan warna pakaian kamu bisa lebih awet, yuk ikuti panduan mencuci pakaian yang tepat di bawah ini .

1. Bedakan label “Dry Clean Only” dengan “Dry Clean

sumber: voguelaundry

Jika pakaianmu memiliki label “Dry Clean“, maka kamu tak wajib untuk memilih metode pencucian dry clean. Hal tersebut hanya sebagai anjuran keamanan agar bahan pakaian tidak mudah rusak. Lain halnya jika label bertuliskan “Dry Clean Only“, yang berarti kamu wajib mencuci dengan metode dry clean agar bajumu tidak rusak.

2. Mencuci pakaian berbahan sutra 100% wajib dry clean

sumber: pinterest

Pakaian berbahan sutra memang selalu memberikan kesan mewah dan elegan kepada setiap pemakainya. Tapi di balik kesan yang diberikannya, kamu juga wajib memberikan perawatan ‘mewah’ saat mencucinya. Pasalnya, pakaian berbahan sutra itu wajib dry clean, loh! Serat-serat sutra yang halus akan langsung rusak jika kamu mencuci menggunakan mesin cuci walau hanya sekali saja.

3. Malas dry clean? Pilih pakaian berbahan nylon

sumber: bustle

Bayangkan berapa banyak uang yang kamu butuhkan jika harus dry clean di laundry untuk setiap baju sutra yang kamu miliki? Jika kamu termasuk orang yang praktis dan tidak mau direpotkan oleh metode pencucian yang ribet, pilihlah pakaian berbahan nylon. Bahan nylon memiliki tekstur yang mirip dengan sutra, hanya saja kamu bisa mencucinya dengan mesin cuci.

4. Gunakan pelembut pakaian untuk jeans belel

sumber: bustle

Siapa yang di lemarinya tidak terdapat satu pun celana jeans? Hmm, jarang banget pastinya. Celana jeans seolah menjadi item wajib di lemari pakaian. Nah, jika celana jeansmu sudah mulai menampakkan tekstur ‘belel’  pada bagian kantung, kamu wajib menggunakan pelembut pakaian setelah mencucinya. Hal ini dilakukan agar jeans agak belelmu itu tetap kece saat dipakai.

5. Pakaian berbahan lembut wajib gunakan pelembut pakaian

sumber: downy

Siapa yang tahan godaan memakai pakaian yang wangi dan lembut? Nah, karena itulah kamu wajib menggunakan pelembut pakaian pada pakaian yang berbahan lembut seperti kaus/tees. Nggak mau kan tees kece favoritmu jadi rusak karena pencucian yang asal? Jangan khawatir, kamu tetap bisa mencucinya berbarengan dengan celana jeans, hanya saja tambahkan pelembut pakaian di akhir bilasan. Eits, hindari dry clean pada tees super lembut ya.

6. Pencucian untuk pakaian berbahan rajut

sumber: bustle

Tidak semua pakaian berbahan rajut wajib dicuci dengan tangan. Jika pakaian rajutmu memiliki benang-benang yang sedikit mencuat keluar, maka kamu wajib mencuci dengan tangan. Sebaliknya, jika pakaian rajut tersebut terlihat seperti pakaian utuh tanpa benang rajut mencuat di sana-sini, itu berarti kamu aman menggunakan mesin cuci.

7. Pakaian berbahan 100% katun pasti akan luntur

sumber: rd

Pada pencucian pertama, pakaian berbahan 100% katun pasti akan sedikit luntur baik pencucian dengan mesin cuci maupun tangan. Lagi-lagi peran pelembut pakaian penting di sini. Kamu wajib menggunakan pelembut pakaian pada bahan 100% katun untuk mencegah luntur yang terlalu parah.

8. Jangan menjemur di bawah terik matahari langsung

sumber: bustle

Menjemur langsung di bawah terik matahari memang akan membuat pakaian cepat kering, tetapi hal itu justru membuat warna pakaian cepat pudar dan belel. Cukup jemur di balkon atau bagian rumah yang terhalangi dengan atap. Angkat pakaian setelah kering agar tidak cepat pudar.

9. Tingkat panas setrika

sumber: bustle

Perhatikan label pakaianmu. Jika terdapat lambang setrika denga titik satu di dalamnya, maka pakaian hanya bisa disetrika dengan suhu panas rendah. Akan tetapi, jika ada titik dua di dalam logo setrika, itu berarti pakaian bisa disetrika dengan panas yang tinggi.

10. Penting, cuci jeans setelah 3x pemakaian

sumber: bustle

Meski jeans katanya tidak perlu dicuci dalam jangka waktu berminggu-minggu, faktanya kamu tetap harus mencuci jeans setelah 3x pemakaian. Mencuci bisa mencegah bakteri keringat atau debu terkumpul pada area kulitmu. Jangan percaya dengan metode ‘pembekuan’. Membekukan jeans dengan menaruhnya di freezer malah akan memelihara bakteri untuk tetap hidup di celana jeansmu. Hiii serem!

Yuk, mulai sekarang terapkan cara mencuci pakaian yang benar sesuai petunjuk di atas.

Sumber: Bustle