Jangan Sembarangan! Sebelum ke Thailand, Kamu Wajib Tahu 4 Tata Krama Ini

Nah, kalau dalam waktu dekat ini kamu berencana ke Thailand, biar nggak dianggap tamu yang buruk oleh warga lokal, coba deh pelajari dulu 4 tata krama yang dijunjung tinggi masyarakat setempat ini:

1. Beri salam dengan sikap Wai

via tripsavvy.com

Seperti masyarakat Indonesia, warga lokal Thailand juga dikenal ramah pada turis asing. Mereka juga murah senyum dan akan menyambutmu dengan hangat.

Meski begitu, kamu nggak seharusnya mengajak mereka bersalaman dengan orang yang baru dikenal. Daripada salaman, melakukan Wai untuk menyapa atau menghormati dianggap sebagai sopan santun di Thailand.

Kamu yang sering nonton film Thailand pasti tahu kan, untuk melakukan Wai kamu harus memposisikan kedua telapak tangan sedikit di atas hidung, kemudian sedikit menunduk. Jangan lupa juga ucapkan “sa-wa-dii”.

2. Menjaga sopan santun saat mengunjungi kuil

via thisisinsider.com

Sebagian besar penduduk Thailand menganut ajaran Buddha. Jadi, jangan heran kalau kamu menemukan kuil dan bhikkhu dimana-mana.

Nah, sebagai tamu yang baik, kamu sebaiknya juga menghormati kepercayaan penduduk setempat. Meski bukan pemeluk Buddha, kamu harus tetap menghormati patung Budhha dan berlaku sopan saat berada di kuil. Mengambil foto bersama Buddha dengan pose yang tak sopan pun bisa menyakiti penduduk setempat.

3. Cara unik komunikasi ala Thailand

via thisisinsider.com

Kalau tujuan liburanmu adalah Phuket, Bangkok, atau Chiang Mai, kamu nggak perlu khawatir soal bahasa. Penduduk di kota-kota besar sudah terbiasa menggunakan bahasa Inggris.

Tapi, mereka biasanya nggak akan ngobrol secara blak-blakan dan lebih suka menggunakan komunikasi nggak langsung. Kalaupun kamu harus mengatakan sesuatu secara langsung, sebaiknya berbicaralah yang sopan, dengan nada lembut, dan senyum mengembang.

4. Ungkapan lokal yang sering digunakan

via travellingbookjunkie.com

Pernah dengar soal American Slang, kan? Nah, penduduk Thailand juga punya sejumlah ungkapan lokal yang sering digunakan dalam berkomunikasi. Diantaranya, kamu akan sering mendengar dua ungkapan lokal ini:

Jai-yen-yen

Jai-yen-yen bisa diartikan mendinginkan hatimu. Biasanya, ungkapan ini dipakai saat ada teman yang cemas, bingung atau stres. Jai-yen-yen juga memiliki konotasi positif dan bertujuan untuk membuat seseorang lebih tenang.

Mai-bphen-rai

Tak jauh berbeda dengan Jai-yen-yen, Mai-bpgen-rai’ juga ditujukan untuk menenangkan seseorang yang khawatir. Kalau dalam bahasa Indonesia, nggak jauh beda dengan kata “udah, nggak papa” atau “nggak masalah, kok”.

Sekarang sudah tahu kan bagaimana cara orang Thailand hidup dan dasar-dasar tata krama dalam keseharian mereka? Dengan mengetahui 4 hal ini kamu bisa menghindari dicap sebagai tamu yang nggak tahu diri.