Joker Mau Dibikin Filmnya? Ini 4 Alasan Kenapa Kita Gak Butuh Film Standalone tentang Joker

Joker saat ini sudah menjelma jadi sosok ikonik (mungkin lebih terkenal dari Batman sendiri?). Dan mungkin karena itu pula Joker akan dibuatkan filmnya sendiri. Melalui Variety, Jared Leto mengumumkan jika dia bakal kembali bermain sebagai Joker di film standalone yang sepertinya bakal terhubung dengan film Suicide Squad selanjutnya.

Kabar ini terdengar menarik. Tapi pertanyaannya, apakah sosok Joker pantas untuk dijadikan fokus utama dalam film? Menurut saya belum saatnya. Ini 4 alasan kenapa Joker nggak harus dibuatkan filmnya saat ini.

1. Terlalu banyak sosok Joker saat ini

via comicbook.com

Sebelum pengumuman dari Jared Leto muncul, ternyata sudah ada lho yang mau membuat film tentang Joker. Tahun lalu Todd Phillip mengumumkan bahwa ia juga punya rencana untuk pembuatan film Joker. Ia mengklaim kalau cerita film Joker versinya lebih unik karena mengambil sisi yang sebelumnya belum pernah ada di DCEU.

Selain dua film versi Leto dan Phillip, kamu juga pasti sudah tahu Joker yang ada di serial televisi Gotham. Joker versi serial TV yang juga bernama asli Jerome Valeska ini diceritakan punya saudara kembar, Jeremiah Valeska. Sifat keduanya bisa dibilang mirip dengan Joker; Jerome adalah Joker versi psikopat sedangkan Jeremiah merupakan Joker versi anarkistis.

Jadi untuk beberapa tahun ke depan kita bakal punya empat Joker yang berbeda.

2. No Heath Ledger, no Joker

via 24.hu

Heath Ledger adalah sebuah fenomena tersendiri. Yup, berkat kejeniusan Heath Ledger dalam memerankan Joker, tidak salah jika dia diganjar dengan penghargaan sebagai Pemeran Pembantu Terbaik di ajang Oscar 2009. Keberhasilannya itu tentu membuat kita bertanya-tanya apakah ada aktor lain yang bisa memikul beban berat warisan Ledger?

Dan sekarang, Jared Leto akan lanjut untuk menyelesaikan beban berat yang sudah dipikulnya sejak Suicede Squad. Ditambah lagi Joker bakal jadi menjadi sorotan utama di filmnya nanti.

Good luck, Leto!

3. Joker sudah kehilangan keunikannya

via screenrant.com

Kalau disuruh untuk mendeskripsikan sosok Joker, kayaknya hal tersebut benar-benar sulit untuk dilakukan. Joker adalah karakter antagonis yang unik. Tapi karena saking uniknya, Joker sampai menampilkan sifat yang berbeda-beda di setiap filmnya. Saya sendiri bingung apakah Joker itu sebenarnya seorang psikopat, teroris, prankster, anarkistis, atau mafia.

Efek dari hal tersebut mungkin membuat Joker mempunyai ciri khas tersendiri di masing-masing film. Tapi masih jadi pertanyaan apakah semua sifat Joker yang berbeda-beda itu sukses membawanya jadi karakter yang memorable?

Saya sudah mengenal Joker dari sewaktu sosok penjahat itu masih diperankan Jack Nicholson. Tapi cuma Joker versi Heath Ledger yang masih terkenang dalam ingatan sampai sekarang.

4. Joker (mungkin) bisa jadi lebih terkenal dari Batman

via multianime.com

Siapa sih yang lebih menarik dilihat: Batman versi Ben Affleck atau Joker versi Jared Leto? Kalau saya bakal memilih Jared Leto, karena dia berhasil membawakan sosok Joker yang baru dan berbeda. Ketimbang sosok Bruce Wayne-nya Ben Affleck yang nggak berhasil menonjolkan sesuatu yang baru.

Berbicara mengenai film standalone Joker, itu sebenarnya nggak masalah. Yang jadi persoalan, selama ini Joker dikenal sebagai karakter yang akan terus menjadi musuh abadi bagi Batman. Kita nggak bisa melepaskan Joker dengan sifat aslinya yang jahat. Tapi jika ia ditaruh sebagai tokoh sentral dalam film, apakah ia bakal benar-benar cocok berperan sebagai antihero? Saya sih hanya bisa bilang kalau Joker lebih cocok melampiaskan obsesinya untuk mengganggu Batman, bukan menjadi seorang pahlawan yang baru

Joker adalah salah satu karakter antagonis yang super jahat. Tapi justru karena keunikan dan chemistry-nya yang baik dengan Batman, saya merasa kalau keberadaan Batman tanpa ada kehadiran Joker itu seperti ada yang kurang. Dan jika kita membalikannya, apakah Joker bisa meraih kesuksesan tanpa ada kehadiran Batman? Menurut kamu bagaimana?