Kehilangan Dompet? Apa Aja yang Perlu Diurus? Cek di Sini!

Nah, buat kamu yang lagi kehilangan dompet, semoga nggak ada ya, kamu bisa lihat cara mengurus kartu-kartu penting seperti KTP, SIM, STNK, ATM, kartu kredit, kartu asuransi, dan NPWP di bawah ini. Buat yang belum kehilangan dompet, dan semoga ini juga nggak terjadi, kamu bisa tahu apa aja nanti yang harus disiapkan kalau hal buruk ini terjadi padamu.

Yuk, langsung cari tahu gimana caranya.

1. KTP

via prfmnews.com

Yang harus diurus:

  • Surat kehilangan, dapat dilakukan di Polsek atau Polres terdekat.
  • Surat pengantar pembuatan KTP baru, dapat dilakukan di RT atau RW.

Yang harus dilakukan:

Bawa fotokopi Kartu Keluarga (KK), surat kehilangan dari kepolisian, surat pengantar dari RT/RW, dan foto 3×4 sebanyak 2 lembar ke kantor kelurahan, setelah itu isi formulir permohonan KTP karena kehilangan. Setelah ditandatangani oleh Lurah atau Kepala Desa, bawa semua berkas ke Kantor Kecamatan atau Sudin Kependudukan, tergantung ketentuan di wilayah masing-masing.

Karena KTP termasuk dokumen yang paling penting, sebelum mengurus yang lain, pastikan kamu sudah mengurus KTP terlebih dahulu. Nanti kamu bisa menggunakan KTP baru untuk mengurus kartu yang lain, kalau misal KTP baru belum jadi, kamu bisa menggunakan Resi Pembuatan KTP.

2. SIM dan STNK

via merdeka.com

SIM

Yang harus diurus:

  • Surat kehilangan, dapat diurus di Polsek atau Polres terdekat.

Yang harus dilakukan:

Bawa KTP/fotokopi KTP dan fotokopi SIM (kalau ada) ke Satuan Pelaksana Penertiban SIM (Satpas) terdekat. Setelah itu kamu bisa membuat surat kesehatan di bagian pemeriksaan kesehatan dan mengurus AKDP di loket asuransi yang tersedia di Satpas.

Kemudian daftar di loket pendaftaran sambil menyerahkan surat keterangan kehilangan, surat kesehatan, AKDP, kartu asuransi dan formulir. Nantinya kamu akan mendapatkan tanda bukti pengambilan SIM. Setelah itu kamu tinggal ambil foto, sidik jari dan tanda tangan. Jangan lupa untuk membawa bukti pengambilan SIM saat akan mengambil SIM barumu.

STNK

Yang harus diurus:

  • Surat kehilangan, dapat diurus di Polsek atau Polres terdekat.

Yang harus dilakukan:

Bawa surat kehilangan, KTP, fotokopi KTP, BPKB, dan motor/mobil dari STNK yang hilang ke SAMSAT untuk dilakukan uji cek fisik seperti cek nomor rangka dan nomor mesin kendaraan. Setelah itu letakkan lembaran pengesahan cek fisik dan fotocopy dokumen lain dalam satu map dan isi formulir permohonan pembuatan surat pernyataan STNK hilang, kemudian bawa ke loket STNK hilang.

Selanjutnya, urus cek blokir yang berisi keterangan keabsahan STNK, untuk memastikan tidak dalam kondisi diblokir atau dalam pencarian. Nantinya berkas-berkas tersebut diserahkan ke Loket BBN (Bea Balik Nama) II, bayar biaya STNK, dan serahkan bukti pembayaran dari kasir ke bagian pengambilan STNK baru. Nah, di sini kamu tinggal menunggu panggilan untuk mengambil STNK.

3. ATM atau kartu kredit

via jawaban.com

Yang harus diurus:

  • Surat kehilangan, dapat diurus di Polsek atau Polres terdekat.

Yang harus dilakukan:

Bawa KTP dan buku tabungan ke bank untuk melakukan pemblokiran kartu supaya kartumu tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Biasanya kamu akan ditanya nomor kartu, tanggal kehilangan kartu, dan tanggal terakhir (serta nominal) transaksi yang dilakukan. Jadi buat yang belum kehilangan, ingat informasi info baik-baik. Memang nggak semua bank sih yang mensyaratkan surat kehilangan dari kepolisian, tapi buat jaga-jaga bawa aja. Pastikan ATM atau kartu kreditmu yang lama udah ditutup ya kalau sudah menerima ATM atau kartu kredit yang baru.

4. BPJS atau kartu asuransi lain

via prokartu.com

BPJS

Yang harus diurus:

  • Surat kehilangan, dapat diurus di Polsek atau Polres terdekat.

Yang harus dilakukan:

Bawa semua dokumen asli dan fotokopi dari KTP, KK, dan surat pernyataan kehilangan ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat yang ada di Kabupaten atau Kota Anda. Nantinya, pihak BPJS akan memberi kartu BPJS yang baru.

Kartu asuransi lain

Yang harus dilakukan:

Langsung hubungi atau datangi langsung agen asuransi dan laporkan bahwa anda kehilangan kartu asuransi. Biasanya sih nanti akan ditanya nama, nomor polis, dan jenis asuransi yang dibeli. Setelah data diri dikonfirmasi, tinggal tunggu aja kapan kartu barunya akan selesai.

5. NPWP

via guelagi.com

Yang harus dilakukan:

Bawa fotokopi KTP dan KK ke Tempat Pelayanan Terpadu Kantor Pelayanan Pajak. Nantinya kamu tinggal mengisi formulir permohonan cetak ulang NPWP dengan materai 6000. Formulir cetak ulang ini udah ada kok di Tempat Pelayanan Terpadu Kantor Pelayanan Pajak. Setelah selesai mengisi formulir, ambil nomor antrean TPT. Proses pencetakan ulang NPWP nggak lama, biasanya langsung selesai di hari yang sama.

Nah itu dia yang kamu lakuan kalau kehilangan kartu-kartu penting macam KTP, SIM, STNK, ATM, kartu kredit, kartu asuransi, dan NPWP. Sudah tahu kan apa yang dilakukan? Bagi info ini ke teman-temanmu ya supaya mereka juga tahu.