Meskipun Masih Kecil, Aksi Heroik 10 Anak-anak Ini Berhasil Membuat Dunia Jadi Lebih Baik

10. Thandiwe Chama

Via: pinimg.com

Meski usinya baru 16 tahun, Chama sudah memperoleh berbagai penghargaan atas aktifitasnya sebagai penggiat pendidikan di Zambia. Chama percaya bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses pendidikan.

9. Emmanuel Ofosu Yeboah

Via: cloudfront.net

Kisah hidup pemuda asal Ghana ini sebenarnya bisa dibilang tragis. Ditelantarkan Ayahnya dan ditinggal meninggal Ibunya sejak kecil ternyata tidak membuat pria yang hanya memiliki satu kaki ini menyerah dalam hidupnya. Ketimbang mencari uang dengan cara mengemis, Yeboah memilih untuk bersepeda mengelilingi Ghana untuk menyebarkan pesan bahwa disabilitas bukan berarti ketidakmampuan. Pesan ini berhasil membuat Yeboah menjadi salah satu tokoh berpengaruh dalam membantu orang-orang disabilitas di Negaranya.

8. Nkosi Johnson

Via: buzzsouthafrica.com

Hal istimewa yang Johnson miliki adalah perjuangannya untuk hidup selama 12 tahun sambil melawan penyakit AIDS yang dideritanya. Johnson adalah anak yang mengidap AIDS sejak lahir. Umumnya, anak dengan penyakit AIDS hanya dapat bertahan hidup selama dua tahun, namun hal ini tidak berlaku bagi Johnson. Tak hanya berhasil hidup sampai usia 12 tahun, masa hidupnya juga diisi dengan memperjuangkan hak anak-anak yang menderita AIDS agar tetap bisa pergi ke sekolah.

7. Iqbal Masih

Via: worldschildrensprize.org

Di usianya yang baru menginjak 10 tahun, Masih sudah harus bekerja sebagai budak karena Ibunya tak mampu membayar hutang yang ia tanggung. Ia sempat kabur dari majikannya tapi polisi yang korup berhasil menangkap dan mengembalikan Masih pada majikannya. Hal ini kemudian mendorong Masih untuk membebaskan anak-anak yang senasib dengannya. Pada usia 12 tahun perjuangannya telah berhasil membebaskan 3000 anak yang terjebak dalam perbudakan. Sayangnya, sepulang menjadi pembicara di Amerika Serikat, ia dibunuh oleh orang tak dikenal.

6. Alexandra Scott

Via: media3.s-nbcnews.com

Gadis kecil yang akrab dipanggil Alex ini dikenal karena perjuangannya menjual air limun untuk mengumpulkan dana pengobatan penyakit kanker yang ia derita. Semula dana yang ia kumpulkan ‘hanya’ terkumpul sebanyak USD 2000, tapi dana itu meningkat drastis sampai USD 1.000.000,- sesaat sebelum ia meninggal di usia 8 tahun. Kini perjuangan Alex dilanjutkan dalam sebuah organisasi peduli kanker yang masih berjalan hingga saat ini.

5. Samantha Smith

Via: img-fotki.yandex.ru

Pada tahun 1982, Samantha kecil tidak mengerti kenapa Negaranya yakni Amerika Serikat harus bermusuhan dengan Uni Soviet. Ia lalu menulis surat kepada Presiden Uni Soviet saat itu, Yuri Andropov, untuk menanyakan hal tersebut. Surat Samantha kemudian dipublikasikan di Pravda dan ia diundang untuk bertemu Presiden Soviet secara langsung.

4. Louis Braille

Via: i.ytimg.com

Dari namanya aja kamu pasti udah tahu apa jasa besar yang Braille lakukan untuk dunia kita. Yup, Braille adalah seorang anak muda buta yang berhasil menciptakan alat baca bagi orang buta melalui Kode Braille. Kode ini sendiri ia ciptakan diusianya yang baru menginjak 15 tahun.

3. Anne Frank

Via: washingtonpost.com

Anne yang semula berhasil lolos selama dua tahun dari upaya holocaust yang dilakukan tentara NAZI pada akhirnya harus meninggal di kamp konsentrasi bersama saudara perempuannya. Meskipun demikian, catatan harian Anne berhasil menjadi bukti sejarah untuk kita semua tentang bagaimana perjuangan hidup orang-orang semasa holocaust terjadi.

2. Cassandra Lin

Via: cdn.cnn.com/

Gadis keturunan Asia – Amerika ini adalah penggiat sebuah aksi yang dinamakan TGIF. TGIF adalah sebuah organisasi yang memiliki kepanjangan Turn Grease Into Fuel yang bertujuan untuk mengumpulkan limbah restoran dan mengubahnya menjadi bahan bakar untuk orang yang tidak mampu. Saat ini TGIF sudah berhasil mengumpulkan 4000 galon limbah dari 113 restoran di setiap bulannya.

1. Malala Yousafzai

Via: universitynews.edu.pl

Terakhir ada gadis muda bernama Malala yang berhasil lolos dari upaya penembakan Rezim Taliban dinegaranya, Afghanistan. Upaya pembunuhan tersebut disebabkan aksi Malala dalam memperjuangkan pendidikan bagi kaum perempuan di negaranya. Aksi ini berhasil membuat Malala memperoleh Nobel Perdamaian Dunia.

Mereka hebat, kan? Terbukti kalau usia bukan penghalang bagi seseorang untuk berani berkontribusi kepada dunia. Kira-kira inspirasi apa yang kamu dapat setelah membaca kisah-kisah heroik di atas? Jangan lupa share di kolom komentar, ya!