Mulai dari Angon Kambing Hingga Kuli, Nasib 4 Pemain Indonesia Ini Berubah Gara-gara Sepak Bola

Meskipun begitu, kita lupa kadang di sisi lain ada yang nasibnya justru jadi mujur karena main bola. Berawal dari profesi kuli hingga angon kambing, kini mereka bahkan sampai membela sang merah putih di kancah dunia. Bisa dibilang, bola menjadi roda mereka memutar nasib. Lalu siapa sajakah para pemain beruntung itu? Simak ulasan berikut.

Sang gembala yang kini jadi Garuda muda

Yadi Mulyadi, mungkin nama yang jarang dikenal, namun siapa sangka dirinya adalah salah satu pemain utama dalam timnas U-16. Ya, pesepak bola yang satu ini juga digadang memiliki karir yang cerah kelak melihat performanya dalam beberapa pertandingan. Di balik itu semua ternyata pemuda yang satu ini dulunya sering menggembala kambing di sekitar sawah.

Yadi Mulyadi [image source]

Ya, bahkan dirinya juga harus mengaji setiap hari di pesantren Lianggunung. Namun siapa sangka kalau ternyata nasib berkata lain, kini sang santri sekaligus penggembala kambing itu jadi salah satu bintang timnas dan tentu membuat bangga negara tercinta.

Si mantan kuli yang jadi kartu AS dari Persib

Nama Hariono sudah sangat akrab didengar olah para bobotoh dan fans Persib yang lainnya. Ya pria yang sering menempati posisi gelandang ini seolah jadi kartu AS bagi Persib dalam setiap laga. Itu sih sekarang, namun siapa sangka dulu pekerjaan Hariono ternyata sangat jauh dari lapangan hijau. Ya, hal ini karena ternyata gelandang Persib ini dulunya adalah seorang kuli panggul.

Hariono di Persib [image source]

Namun namanya nasib, siapa yang tahu, alhasil Hariono jadi mulai mengenal lapangan hijau sejak menempuh pendidikan bola di SSB. Lama kelamaan mulai banyak orang tertarik dengan kemampuan mantan kuli itu bermain bola, hingga salah satu klub terkenal Indonesia, Persib menawarinya kontrak. Ternyata tidak sampai di situ, pasalnya Hariono juga pernah membela Indonesia dengan menjadi salah satu gelandang timnas.

Sang mantan tukang becak yang kini bersemi di lapangan hijau

Nama Munhar mungkin sekarang tidak asing lagi di telinga para pencinta bola. Namun siapa sangka pemain yang sekarang membela Madura United ini juga memiliki kisah pilu. Berasal dari keluarga yang sangat pas-pasan membuat Munhar harus mencari akal mencari tambahan biaya untuk sekolah dan beli sepatu bola.

Munhar [image source]

Hingga akhirnya mantan pemain Arema itu kepikiran untuk menggunakan becak milik keluarga dan mencari nafkah.  Diperkirakan lebih dari lima tahun Munhar menjadi tukang becak, hingga keberuntungan berpihak padanya dengan masuknya di ke tim Persema. Dengan memilih jadi pemain, kehidupannya berubah drastis hingga seperti saat ini.

Mantan penjual bubur jadi pencetak gol utama Jawa Barat di Paralimpik

Kisah serupa ternyata tidak hanya terjadi di ajang sepak bola profesional, namun juga di kejuaraan paralimpik untuk disabilitas. Rudy Setiawan, seorang penyerang asal Jawa Barat memukau penonton dengan kemampuannya mengocek bola. Alhasil dirinya sempat didaulat menjadi bomber asal Jawa Barat.

Rudy Setiawan [image source]

Bahkan banyak orang menyandingkan kemampuan Rudy ini layaknya orang normal. Usut punya usut, pemain berprestasi ini ternyata dulunya adalah seorang penjual bubur, kecintaannya akan bola membuat nasibnya berubah seperti sekarang. Alhasil pemain yang satu ini seolah “dikontrak” Jabar karena selalu ditunjuk kalau ada kejuaraan Paralimpik.

Ya, itulah beberapa pemain yang ternyata dulunya bukanlah siapa-siapa. Namun ketika memilih berkecimpung di dunia kocek bola, nasib mereka berubah drastis. Dari mereka kita bisa belajar untuk mengambil kesempatan apapun yang ada di depan, namanya rezeki tidak ada yang tahu kan dan tentu jangan lupa berusaha.