Nostalgia Komik Seram Tatang S, Bacaan yang Bikin Anak 90-an Kencing di Celana

Ternyata selain komik siksa neraka, masih ada bacaan jadul lain yang gak kalah serem. Ya, komik horor Tatang S yang gak kalah bikin bulu kuduk merinding. Bahkan tak jarang anak zaman dulu dibuat tidak bisa tidur ketika melihatnya. Yuk bernostalgia dengan komik jadul yang satu ini.

Cerita horornya selalu bikin tak bisa tidur para bocah

Gak kalah dengan komik “Siksa neraka”, karya Tatang S ini juga  sempat jadi legenda buat para anak angkatan 80-an dan 90-an. Ya pasalnya cerita yang disuguhkan selalu identik dengan misteri atau pun horor. Uniknya lagi, tokoh utama dari komik tersebut adalah empat punokawan dalam pewayangan namun dibuat seolah hidup di zaman itu.

Tatang S dan Komiknya [image source]

Cerita yang ada pun biasanya berkutat masalah keadaan sosial, mulai dari urusan rumah tangga, pertemanan dengan selalu dibumbui  nuansa horor di dalamnya. Alhasil terciptalah komik seram yang selalu bikin pembaca tertarik untuk terus membaca, sembari juga selalu bikin bulu kuduk merinding.

Ilustrasi dan cover bikin merinding, khas cerita horor jaman Suzanna

Hal lain yang menjadi daya tarik dari komik buatan Tatang Suhendra ini adalah ilustrasinya yang memang beda dengan biasa. Di mana bacaan-bacaan serupa di zaman itu sedang  gencar-gencarnya membuat tema persilatan, Tatang S malah menciptakan gambar yang sangat tak sedap dipandang mata (dalam artian positif, kesan horor yang kental).

Ilustrasi seram [image source]

Apalagi gambar yang diciptakannya itu sangat realistis, mirip dengan apa yang selama ini dituturkan masyarakat mengenai gambaran makhluk halus. Lantaran berbeda dengan yang lain, meroketlah karya Tatang S sehingga namanya jadi terkenal bahkan sempat dinobatkan sebagai komikus dengan pendapatan terbesar di Bandung. Bisa dibilang komik Tatang S dulu ini bersaing dengan “Siksa Neraka”.

Sebelum menggarap punokawan dan horor, ternyata genre yang digarap adalah silat

Meskipun selama ini terkenal sebagai komikus genre horor, siapa sangka dulunya Tatang S adalah kreator komik silat. Telah banyak judul yang sudah dia buat, dan yang paling terkenal adalah “Si Gagu dari Goa hantu”. Komik itu sendiri dibuat untuk menyaingi “Si Buta dari Gua Hantu” yang saat itu juga sedang naik daun.

Koleksi Tatang S [image source]

Namun sayang komik silat buatan Tatang S ini hanya terbit tiga edisi, padahal antusiasme masyarakat waktu itu sangat bagus. Alhasil jatuhlah karir dari Tatang S sebagai kreator komik silat hingga akhirnya beralih genre ke cerita horor.

Identitas Tatang S  sendiri dulu adalah sebuah misteri

Bagi pecinta komik lawas, pastinya sempat menerka-nerka identitas dari Tatang S ini. Itu bukan hal yang aneh pasalnya dirinya dulu memang diketahui sering berkali-kali ganti nama pena. Hingga akhirnya pada akhir 90-an dan awal 2000-an, penerbit sengaja memajang foto asli Tatang S di komik buatannya. Bukan tanpa tujuan, hal itu dilakukan agar pembaca paham mana komik ori atau KW milik Tatang S.

Foto Tatang S di Komik [image source]

Hingga akhirnya pada tahun 2003-an, dirinya dikabarkan wafat karena penyakit gula. Satu hal yang selalu dikenang oleh pecinta komik lawas garapan Tatang S adalah kutipan yang selalu mangkir di komiknya, “Salam manis tidak akan habis. Salam sayang tidak akan hilang, buat semua pencinta karya saya, Tatang S”.

Bisa dibilang Tatang Suhendra ini adalah salah satu legenda komikus di Indonesia. Di mana pada zaman itu banyak pembuat komik yang mengadopsi cerita super hero dari barat, dirinya malah menunjukkan nuansa dan kearifan lokal negeri ini. Semoga masih ada lagi generasi muda yang jadi penggantinya di dunia perkomikan Indonesia.