Sahabatmu Punya Pacar Brengsek? Sebelum Menyesal, Ini 4 Hal yang Bisa Kamu Lakukan untuk Menolongnya

Tapi makin ke sini kamu jadi makin sadar kalau ada yang nggak beres dengan pacar sahabatmu. Ternyata dia cuma cowok/cewek brengsek yang cepat atau lambat bakal merugikan sahabatmu.

Kalau sudah begitu, apa yang sebaiknya kamu lakukan sebagai seorang sahabat? Jangan buru-buru dinasehati. Nggak banyak lho orang yang suka jika mereka diceramahi secara langsung. Tapi daripada diam berpangku tangan, coba deh kamu lakukan 4 hal ini.

1. Tanyakan pendapat sahabatmu tentang pacarnya

via womansday.com

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menanyakan pendapat sahabatmu. Bagaimana menurutnya sikap si pacar? Sebagai sahabat, sudah seharusnya dia terbuka sama kamu ‘kan? Biasanya dia akan berkata jujur saat ditanya begini.

Nah, coba deh kamu perhatikan jawabannya. Kalau dia cuma menyebutkan sisi baiknya, kemungkinan besar sahabatmu nggak tahu kalau sebenarnya pacarnya brengsek.

2. Buat dia sadar!

via cerebrallemon.com

Seperti kata orang, cinta itu buta. Sahabatmu mengalami ini juga nggak? Kalau iya, ia pasti nggak akan sadar kalau pacarnya sebenarnya brengsek. Dia mungkin menganggap sikap abusif si pacar hanya karena khilaf semata.

Coba deh kasih contoh kasus yang terjadi pada pasangan lain dan lihat tanggapannya. Ia mungkin akan ragu untuk menjawabnya karena melihat hal yang sama dalam hubungannya.

Editors’ Picks

  • Siapa Bilang Nyari Tahu Kepribadian Cewek Itu Susah? 5 Cara Ini Bisa Bikin Hal Itu Jadi Gampang
  • 5 Alasan Kenapa Satu Bulan Pertama Pacaran Bisa Jadi Momen Tercanggung dalam Hidup
  • Ada 6 Tradisi Kencan Aneh di Dunia dan Dua di Antaranya dari Indonesia, Lho!
  • Apa Sih Bedanya Mencintai Seseorang Apa Adanya Dan Cinta Buta? Ini 4 Perbedaan Yang Harus Kamu Tahu
  • Kecil Tapi Bermakna, Ini 7 Hal Yang Bikin Kita Bahagia Kalau Punya Pacar

3. Yakinkan bahwa ia berhak bahagia

via huffingtonpost.com

Nggak sedikit mereka yang nggak mau lepas dari pasangan (yang aslinya brengsek) cuma karena percaya bahwa pasangan mereka lambat laun akan berubah. Inikah yang terjadi pada sahabatmu?

Kalau ia percaya pacarnya akan berubah, coba tanyakan harus berapa lama menunggu. Kalau sudah lebih dari tiga bulan dan nggak ada perubahan apa pun, tandanya si pacar memang nggak berniat untuk jadi lebih baik. Dan membiarkan sahabatmu terus bersamanya hanya akan membuat si pacar besar kepala, karena sahabatmu akan terus setia dan memaafkannya meski dia melakukan kesalahan yang sama.

Untuk itu yakinkan sahabatmu bahwa ia berhak bahagia, meski tanpa pacarnya sekalipun. Katakan padanya, masih banyak ikan di laut; masih ada orang yang jauh lebih baik dan pasti bisa menghargainya.

4. Siapkan dirimu

via studentskizivot.com

Setelah menasehatinya, kamu perlu menyiapkan diri untuk dua hal. Pertama, bersiap hubungan dengan sahabatmu merenggang. Kenapa? Ketika sahabatmu lebih memilih untuk mempertahankan hubungannya, sementara kamu ingin mereka putus, hubunganmu dengannya pasti akan merenggang. Bahkan bisa saja ia menganggapmu hanya iri.

Kedua, kamu harus bersiap menerima sahabatmu dengan curhatan patah hatinya. Saat kamu berhasil membuatnya sadar akan sikap brengsek pacarnya, mereka pasti akan segera putus. Dan setelah itulah kamu harus menyiapkan diri mendengar segala keluh kesahnya sekaligus menghiburnya.

Membangun sebuah hubungan adalah hal yang nggak bisa dianggap gampang. Tapi, mempertahankannya pasti jauh lebih sulit.

Semua itu, tergantung bagaimana kamu dan partnermu, bukan? Kalau ia memang nggak baik buat kamu, kenapa harus dipertahankan?