Tahu Nggak? 7 Perusahaan Besar yang Kita Kenal Ini Dulunya Punya Nama yang Jauh Berbeda lho

Perlu kamu tahu, perusahaan besar seperti Google, Nike, dan Sony juga awalnya didirikan dengan nama yang berbeda lho. Tapi seiring perkembangan, ada faktor-faktor tertentu yang menyebabkan ketiga perusahaan itu berganti nama.

Nah, 7 perusahaan berikut ini pasti sudah familiar di telinga kamu sekarang. Tapi kemungkinan besar kamu bakal merasa asing kalau mendengar nama asli 7 perusahaan ini. Coba simak daftar yang dirangkum dari berbagai sumber ini kalau kamu penasaran.

1. BackRub

via lucasselect.com

BackRub, itulah nama awal dari perusahaan Google yang kita kenal sekarang. BackRub didirikan pada tahun 1996 oleh Larry Page dan Sergey Brin. Saat itu mereka belum membuat search engine yang kini biasa kamu gunakan sewaktu browsing. Barulah pada tahun 1997, BackRub berganti nama menjadi Google. Alasannya, Page dan Brin merasa nggak puas dengan nama perusahaan mereka.

Nama Google sendiri berasal dari istilah matematika ‘googol,’ yang mewakili angka satu diikuti seratus angka nol (1.0 × 10100). Arti di balik nama tersebut mencerminkan harapan Page dan Brin dalam menyediakan mesin pencari dengan jumlah informasi yang tak terbatas.

Nama ‘Google’ memang jauh lebih baik ketimbang BackRub, yang kalau diartikan ke Bahasa Indonesia jadi “Memijat Punggung.”

2. Jerry and David’s Guide to the World Wide Web

via marketingland.com

Jerry Yang dan David Filo awalnya menggunakan nama mereka sendiri saat pertama kali mendirikan Yahoo! Tapi saat search engine ciptaan mereka semakin dikenal banyak orang, Jerry and David’s Guide to the World Wide Web akhirnya diganti menjadi Yahoo!

Nama awal perusahaan ini memang terkesan panjang ya. Tapi ‘Yahoo!’ juga sebenarnya merupakan kependekan dari ‘Yet Another Hierarchial Officious Oracle.’ Nah lho, kok jadi semakin panjang?

3. Research in Motion

via nbcnews.com

Research in Motion adalah perusahaan telekomunikasi dan nirkabel asal Kanada yang berdiri sejak tahun 1984. Perusahaan ini kemudian meluncurkan produk smartphone bernama Blackberry yang sangat laku di pasaran.

Kesuksesan Blackberry membuat eksekutif perusahaan mengambil nama produk tersebut sebagai nama perusahaan. Yup, soalnya pada saat itu nama Blackberry lebih akrab di telinga orang-orang ketimbang Research in Motion.

4. Marufuku Company

via nintendosoup.com

Marafuku Co. Ltd. adalah perusahaan permainan kartu yang didirikan oleh Fujasiro Yamauchi di tahun 1949. Pada masa itu, produk permainan kartu Yamauchi memang sudah terkenal di seluruh dunia.

Marafuku Co.Ltd. kemudian dua kali berganti nama. Pertama menjadi Nintendo Playing Cards Co. Ltd. di tahun 1951. Kemudian diganti lagi menjadi Nintendo ditahun 1963. Pergantian nama menjadi Nintendo terjadi semenjak perusahaan tak hanya memproduksi permainan kartu saja, tapi juga konsol game.

Editor’s Pick

  • Punya Niat Merubah Drastis Penampilan Kamu? Transformasi 10 Orang Ini Mungkin Bisa Jadi Inspirasi
  • 5 Mahakarya Ini Punya Harga Yang Tak Ternilai, Tapi Sayangnya Hancur Dengan Cara Yang Sangat Bodoh
  • Wow, 7 Produk Terkenal Ini Dulunya Punya Fungsi Yang Nggak Disangka Lho! Kamu Wajib Tahu Nih

5. Tokyo Tsushin Kogyo

via technobuffalo.com

Perusahaan elektronik asal Jepang, Sony, pada awalnya bernama Tokyo Tsushin Kogyo. Pendirinya adalah dua teknisi elektronik bernama Ibuka Masaru dan Morita Akio. Pada tahun 1955, Masaru dan Akio menciptakan radio transistor pertama di Jepang, dan membuat nama perusahaan mereka semakin terkenal.

Tokyo Tsushin Kogyo akhirnya berganti nama menjadi Sony di tahun 1958. Nama ‘Sony’ yang dipakai sampai sekarang diambil dari gabungan kata ‘sonic’ dan ‘sonny’ yang merupakan sinonim kata ‘boy’ (anak laki-laki) dalam bahasa Inggris. Nama tersebut dipilih sebab produk radio transistor mereka sangat populer di kalangan remaja Jepang pada saat itu.

6. Blue Ribbon Sport

via wszystkoobutach.pl

Pada tahun 1950, Bill Bowerman dan Phil Knight sempat berusaha meyakinkan perusahaan sepatu kalau desain sepatu olahraga mereka lebih bagus. Kurang mendapat sambutan hangat, keduanya lalu memutuskan untuk membuka perusahaan sepatu sendiri. Perusahaan itu bernama Blue Ribbon Sports, yang berdiri pada tahun 1964.

Produk sepatu olahraga Knight dan Bowerman ternyata banyak diminati oleh berbagai kalangan. Blue Ribbon Sports semakin berkembang dan berganti nama menjadi Nike di tahun 1971. Pergantian nama tersebut adalah ide dari Jeff Johnson, staf pemasaran yang direkrut Blue Ribbon Sports. Menurutnya, nama ‘Nike’ lebih simpel dan mudah diingat oleh para konsumennya. ‘Nike’ juga mewakili Dewi Kemenangan dari mitologi Yunani.

Selain berganti nama, Nike juga menambahkan logo ‘swoosh’ yang melengkapi tanda pengenal perusahaan di tahun yang sama. Logo tersebut didesain oleh Carolyn Davidson.

7. Goldstar

via indianexpress.com

Goldstar merupakan perusahaan elektronik asal Korea Selatan yang berdiri pada tahun 1958. Perusahaan ini memproduksi berbagai macam jenis produk seperti radio, televisi, AC, dan microwave. Produk televisi Goldstar mungkin jadi yang paling sukses dangan merambah pasar Amerika sekitar tahun 1980-an.

Pada Februari 1995, Goldstar bergabung dengan perusahaan kimia Lucky Chemical. Bentuk kerja sama kedua perusahaan membuat Goldstar berganti nama menjadi LG Electronics.

via belajar-servis-tv.blogspot.com

Coba deh tanya sama bapak atau ibu kamu, apa mereka pernah mendengar merek Goldstar? Soalnya dulu barang elektronik dari Goldstar cukup populer di Indonesia. Dulu juga saya pernah punya televisi Goldstar, kira-kira begini penampakannya.

Wah, melihat televisi Goldstar di atas saya jadi bernostalgia tentang masa kecil saya nih. Dulu saya biasa nonton Satria Baja Hitam di TV kayak gitu soalnya.

Itu dia nama asli dari 7 perusahaan terkenal saat ini. Apa kamu sebelumnya kamu sudah tahu 7 nama asli perusahaan tadi? Oh, tahu dari mana? Dari mbah BackRub ya?