Terkenal dari Dulu, Baru Dibuat Filmnya Sekarang: Apa Slender Man Terlambat Menginvasi Layar Lebar?

via independent.co.uk

Sama halnya dengan apa yang terjadi sekarang ini terkait dengan kisruh yang menimpa film Slender Man. Bukan lagi karena rasa penasaran orang-orang terhadap sosok misterius tersebut, tetapi kisruh ini disebabkan perbedaan kesepakatan yang dimiliki oleh pihak produser dengan Sony, selaku studio produksi, mengenai strategi penjualan film ini.

Meskipun rencana produksi film ini sudah mulai dikerjakan, bahkan trailer pun sudah dibuat, tapi hal tersebut tak membuat proses produksi berjalan lancar. Bahkan yang lebih parahnya lagi, pihak produser memberikan sinyal jika film ini bakal dilepas ke studio lain yang memiliki visi dan misi yang sama untuk mengejar kesuksesan Slender Man di layar lebar.

via nerdist.com

Kabar yang tentu cukup mengejutkan, mengingat Slender Man direncanakan bakal tayang pada bulan Agustus 2018. Begitu mendengar kabar tersebut, saya jadi semakin pesimis terhadap prospek film ini.

Dan yang paling pentingnya: kita sekarang sedang membicarakan sosok yang sebenarnya pertama kali muncul sebagai meme di internet pada tahun 2009. Ketika ia pertama kali muncul di dunia maya, mungkin Slender Man memang terlihat menakutkan. Begitu pula saat belasan game dirilis dengan mencantumkan nama Slender Man di bagian judulnya, beberapa dari game itu memang menyeramkan saat dimainkan.

Tapi sekarang kita sudah berada di tahun 2018. Apa Slender Man masih terlihat menakutkan? Apa kita masih dibuat penasaran dengan sosok makhluk yang jangkung kurus dan tanpa muka itu? Jika kamu bertemu dengan kuntilanak, drakula, zombie, atau Nyi Roro Kidul, mungkin Slender Man masih kalah seram dibanding keempatnya.

Memang gagasan yang sangat cerdik untuk memfilmkan sosok misterius yang pernah dibicarakan oleh banyak orang di seantero dunia ini. Tapi sepertinya sekarang Slender Man sudah kehilangan tuah keseramannya. Saya sendiri nggak berekspektasi banyak pada film ini. Saya hanya berharap setidaknya film ini bisa rampung secepatnya dan kita bisa merasakan gimana usaha Slender Man dalam meneror penonton.

Source: Variety